Menu

Wako Sawahlunto Ajak Warga Aktifkan Goro, Cegah Banjir, Drainase di Silungkang Dibersihkan

  Dibaca : 48 kali
Wako Sawahlunto Ajak Warga Aktifkan Goro, Cegah Banjir, Drainase di Silungkang Dibersihkan
SALURAN AIR— Personel Satuan Polisi Pamong Praja-Pemadam Kebakaran (Satpol PP - Damkar) Kota Sawahlunto membersihkan saluran air untuk mencegah terjadinya banjir. (zeki satria/posmetro )

SAWAHLUNTO, METRO – Mengantisipasi banjir dan longsor, sejumlah personel yang terdiri dari tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Satuan Polisi Pamong Praja – Pemadam Kebakaran (Satpol PP – Damkar) melakukan gotong royong di Kecamatan Silungkang.

Kegiatan yang berlokasi tak jauh dari Simpang Muaro Kalaban tersebut juga juga diikuti sejumlah personel Kelompok Siaga Bencana (KSB) dan staf kantor Desa Muaro Kalaban serta staf Kecamatan Silungkang.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kesbangpol – BPBD) Kota Sawahlunto, Adriyusman menyebut kegiatan gotong royong pembersihan drainase itu sekaligus menindaklanjuti arahan Wali Kota Deri Asta. Yaitu, untuk mengaktifkan gotong royong membersihkan saluran-saluran air baik di jalan maupun pemukiman warga.

“Jadi untuk jumlah personel, dari BPBD turun 25 orang, Tagana ada 20 orang, kemudian teman-teman Satpol PP-Damkar juga turun 30 orang. Kita juga berterima kasih, sejumlah masyarakat sekitar, bersama unsur pemerintahan desa dan kecamatan juga ikut terjun membantu,” kata Adriyusman, usai kegiatan gotong royong itu, Selasa (11/6) di kawasan simpang tiga Muaro Kalaban.

Sementara, Kepala Desa Muaro Kalaban, Herdiamon sangat berterima kasih tim gabungan tersebut telah datang membantu pembersihan jalur drainase di kawasan simpang tiga Muaro Kalaban itu.

“Setiap kali hujan deras, kawasan ini memang selalu tergenang air, banjir. Sehingga mengganggu bagi arus lalu lintas yang biasa ramai di simpang tiga ini. Semoga dengan kita bersihkan drainasenya, aliran airnya tidak lagi meluber ke jalan. Sehingga simpang tiga ini pun terbebas dari genangan air saat hujan datang,” ujar Herdiamon.

Sebelumnya, Wali Kota Sawahlunto mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk mengaktifkan kembali gotong royong, terutama untuk membersihkan saluran air di jalan dan pemukiman. Hal ini sekaitan dengan naiknya intensitas banjir dan longsor yang salah satu penyebabnya adalah macetnya saluran drainase tersebut.

“Tersumbatnya saluran drainase ini sangat membahayakan saat hujan, karena menyebabkan banjir bahkan tanah longsor. Karena itu, kita mengajak masyarakat, dan difasilitasi oleh Pemerintah Desa, Kecamatan maupun Dinas terkait dapat menggiatkan gotong royong membersihkan drainase itu,” sebut Deri Asta, di sela – sela penyerahan bantuan kepada korban bencana tanah longsor di Dusun Dalimo Godang, Desa Pasar Kubang, Kecamatan Lembah Segar, Senin (10/6). (zek)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional