Menu

Wako Paya­kumbuh Riza Falepi Berlakukan WFH, 75 Persen ASN Bekerja dari Rumah

  Dibaca : 94 kali
Wako Paya­kumbuh Riza Falepi Berlakukan WFH, 75 Persen ASN Bekerja dari Rumah
LAYANAN—Terlihat seorang petugas Mall Pelayanan Publik (MPP) sedang melayani pengunjung dengan prokes ketat.

POLIKO, METRO –Wali Kota Riza Falepi menegaskan mulai pada Senin, 9 Agustus 2021, 75 persen aparatur sipil ne­gara (ASN) diinstruksikan agar melaksanakan pe­kerjaan dari rumah atau work from home (WFH), sementara itu 25 persen lainnya masuk kantor.

Hal ini diikuti dengan Surat Edaran Nomor: 800/ ot /SE-WK-PYK/ Vn /2021 Tentang Penyesuaian Sis­tim Kerja Dan Disiplin Protokol Kesehatan Pega­wai Aparatur Sipil Negara Selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Ma­syarakat Pada Masa Pan­demi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Payakumbuh.

Riza Falepi Wali Kota Payakumbuh

“Surat edaran ini dike­luarkan dalam rangka me­nin­daklanjuti surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Re­formasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2021 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai Negeri Sipil Ne­gara Selama Pem­ber­la­kuan Pembatasan Ke­gia­tan Masyarakat (PPKM) Berbasis Pada Masa Pa­demi Corona Virus Disease 2019,” kata Riza Fa­lepi di Balai Kota, Senin (9/8).

Wali Kota Riza Falepi menyatakan peraturan ini tidak menghambat jalan­nya pelayanan kepada masyarakat, pelayanan masih bisa dilaksanakan secara daring dengan memanfaatkan media in­ternet, pada prinsipnya Riza mengajak seluruh lini bersama-sama men­ce­gah penyebaran Covid-19, karena kondisi di Paya­kumbuh sudah pada PPKM level 3.

“Mulai hari ini, hanya 25 persen ASN kita be­kerja di kantor. Dengan kondisi ini kami meminta masyarakat agar maklum, pelayanan di mal pe­laya­nan publik (MPP) tetap berjalan, tapi aturan pro­tokol kesehatannya kita perketat,” kata Riza.

Sementara itu, Riza juga menyampaikan agar bagi tenaga kesehatan diatur jam kerjanya untuk lebih efektif. Mereka yang bekerja di puskesmas di­atur shift dan waktu isti­rahatnya. Riza berpesan agar jangan sampai kasus positif Covid-19 di Paya­kumbuh naiknya tajam, tetapi harus landai.

“Kesiapan jumlah te­naga kesehatan dengan orang yang positif harus imbang, ini tugas kita se­bagai pemerintah men­jaganya. Kasihan kita su­dahlah lelah bekerja, be­resiko pula terpapar Co­vid-19,” terang wali kota dua periode itu.

Bagi Riza, untuk lurah, camat, dan wali kota me­reka tetap bekerja 24 jam melayani masyarakat, termasuk  perangkat dae­rah yang terlibat langsung dalam penanganan Corona Virus Desease-19 dan pelayanan publik yang tidak bisa ditunda seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BPBD, Satpol PP dan Pemadam Kebak­a­ran, Dinas Perhubungan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Koperasi dan UKM, dan Dinas Lingkungan Hidup.

Di sisi lain, bagi orang ber KTP Payakumbuh yang bekerja di luar kota, Riza mengharapkan agar mereka melapor ke ata­sannya untuk segera di­berlakukan pula WFH, karena mereka diwajibkan mematuhi aturan di Paya­kumbuh.

“Kalau bisa jangan be­ru­lang balik ke Paya­kum­buh, pulang sekali se­minggu saja, atau langkah lainnya mereka setiap hari terpaksa harus dirapid untuk memastikan bebas dari terpapar Virus Corona,” kata Riza.

Riza juga menya­yang­kan, dengan kondisi saat ini, masih ada kantor-kantor BUMN dan swasta yang belum mematuhi surat edaran menteri ter­se­but, padahal kon­di­sinya sudah PPKM level 3. “Kita melihat masih banyak kan­tor yang 100 persen pegawainya be­kerja di kantor, kita harap bisa mengikuti aturan yang ada,” pungkasnya. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional