Close

Wako Pariaman Tinjau Pembangunan Desa

TINJAU—Wako Genius Umar tinjau pembangunan proyek desa.

PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman H Genius Umar, kemarin, tinjau pembangunan desa yang ada di Kota Pariaman. Ada beberapa desa yang dikunjungi oleh orang nomor satu di Kota Pariaman ini, mulai dari Desa Koto Marapak, Desa Tungkal Selatan dan Desa Cubadak Air.

Di Desa Koto Marapak, Kecamatan Pariaman Ti­mur, Genius Umar yang didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Yota Balad, Camat Pariaman Timur, M. Arif Gunawan, Kepala Desa Koto Marapak, Yuhaldi, meninjau pem­bangunan TPS3R (Tempat Pembuangan Sampah Reduse, Reuse and Recycle) Desa Koto Marapak, yang mendapatkan DAK (Dana Alokasi Khusus) Ta­hun 2021, dengan total Rp. 620.053.000 rupiah, yang dikerjakan secara oleh Kelompok Swadaya Masyara­kat.

Di Desa Tungkal Selatan, orang nomor satu di Kota Pariaman ini meninjau rencana pembukaan jalan baru dan water front city dan terakhir meninjau pembangunan Rehabilitasi Jaringan Irigasi dan Jembatan Talang Kuning di Dusun Buruah Kubu, Desa Cubadak Air, yang sama-sama berada di Kecamatan Pariaman Utara, dan didampingi Camat Pariaman Utara, Ahadi Nugraha, dimana  Rehabilitasi Jaringan Irigasi ini, juga merupakan DAK Tahun 2021, dengan nilai mencapai Rp. 4.614.325.194 rupiah.

“Saya harap, pembangunan tersebut dapat diselesaikan dengan baik sam­pai Desember 2021 ini, sehingga, pembangunan yang dikerjakan tersebut, dapat bermanfaat untuk tahun selanjutnya, dan dirasakan manfaatnya o­leh masyarakat,” tukas­nya.

Genius berharap seluruh masyarakat mendu­kung setiap pembangunan yang ada, apalagi pemba­ngunan tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat melalui DAK Ta­hun 2021, yang sangat mem­bantu pembangunan Kota Pariaman.

“Dimasa Pandemi Co­vid-19 saat ini, dimana adanya recofusing anggaran, kita sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah pusat untuk memba­ngun Kota Pariaman, tetapi bukan berarti kita tidak bisa untuk terus berupaya untuk membangun Kota Pariaman kita yang tercinta ini,” ujarnya lebih lanjut.

Genius menuturkan bah­wa tanpa anggaran APBD pun, kita bisa membuka jalan sepanjang 6 KM dari Kuraitaji sampai Su­nur, yang mendukung program Water Front City, dimana seluruh unsur ma­syarakat dan OPD bergotong royong dan masya­rakat juga ada yang bersedia tanahnya diserahkan untuk pemabngunan jalan ini.

“Hal ini menunjukan kekompakan kita bersama dalam membangun Kota Pariaman, semoga kekompakan dan kolaborasi seluruh lini yang telah kita ciptakan ini, dapat terus kita pelihara demi membangun dan memajukan kampung kita secara bersama-sama, karena kami di pemerintah tidak akan bisa bekerja tanpa adanya dukungan dari masyarakat dan semua pihak,” tutupnya. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top