Menu

Wako Padang­pan­jang Fadly Amran di Kementan, Bahas Pertanian Organik dan Sapi Perah

  Dibaca : 250 kali
Wako Padang­pan­jang Fadly Amran di Kementan, Bahas Pertanian Organik dan Sapi Perah
PAPARKAN— Wako Padangpanjang Fadly Amran paparkan potensi sektor pertanian dan sapi perah di Kota Padangpanjang di kantor Kementan RI.

Walikota Padang­pan­jang, Fadly Amran  ungkap potensi pertanian dan Sapi Perah Kota  Padangpanjang di Kementerian, Selasa (25/5). Paparan potensi dua sektir tersebut guna mendapatkan dukungan pendanaan menuju percepatan pembangunan di Padangpanjang,

Pembahasan sektor ter­sebut juga diikuti 10 kepala daerah lainnya di Sumatera Barat, pertemuan itu difa­silitasi anggota Komisi VI DPR RI asal Sumbar, H Andre Rosiade, bertujuan mem­bangun kolaborasi Kemen­terian Pertanian (Kementan) dengan daerah. Ini sebagai upaya percepatan pem­ba­ngunan sektor pertanian.

Walikota H Fadly Amran, dalam memaparkan potensi pertanian Kota Padang­pan­jang berupa pertanian or­ganik dan peternakan sapi perah kepada Menteri Per­tanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo di Kantor Ke­mentan, Jakarta.

“Dengan luas wilayah 23 km2, Padangpanjang memiliki potensi pertanian yang terdiri dari komoditas tanaman pa­ngan, hortikultura dan peter­nakan. Adapun komoditas unggulan antara lain sapi perah, padi organik, dan tana­man hias. Sektor pertanian menjadi salah satu sektor andalan kami untuk me­ning­katkan perekonomian ma­syarakat sesuai dengan tu­juan pembangunan per­ta­nian,”papar Fadly.

Dikatakan Fadly,  sebagai prioritas utama untuk me­wujudkan ketahanan pangan, pembangunan pertanian di Kota Padangpanjang perlu mendapat dukungan dan men­jadi perhatian peme­rintah pusat untuk membe­rikan sumbangan terhadap peningkatan pendapatan na­sio­nal. “Di Kota Padang­pan­jang, pembangunan per­ta­nian berbasis kawasan meni­tikberatkan pada pengem­bangan beberapa komoditas pertanian tertentu dengan memperhatikan kesesuaian lahan serta potensi yang ada di suatu wilayah,”sebut Fadly.

Pemerintah kota melalui Dinas Pangan dan Pertanian (DPP), kata Fadly, mengu­sulkan beberapa kegiatan yang pendanaannya ber­sumber dari APBN tahun anggaran 2022. Usulan ke­giatan tersebut terdiri dari 18 kegiatan yang terbagi atas kegiatan pada sektor ta­na­man pangan, hortikultura, peternakan, prasarana dan sarana pertanian, penyu­luhan dan pelatihan pertanian serta ketahanan pangan.

“Kami berharap seluruh usulan kegiatan tersebut da­pat diakomodir pemerintah pusat melalui Kementan un­tuk mewujudkan kawasan pertanian berbasis komo­ditas di Kota Padang­pan­jang,”harap Fadly.

Menanggapi permintaan Fadly dan beberapa kepala daerah lainnya, Mentan Syah­rul mengapresiasi dan men­dorong setiap daerah me­miliki produk pertanian ung­gulan sebagai identitas dae­rah. “Harus ada satu produk pertanian. Garap sebaik-baiknya. Perbaiki varietas, budidaya dan teknologi me­kani­sasinya,”sebut Sya­h­rul.(rmd)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional