Menu

Wako Padang: Lurah Nakal bisa Disanksi

  Dibaca : 258 kali
Wako Padang: Lurah Nakal bisa Disanksi
Hendri Septa Wali Kota Padang

BUNDO KANDUANG, METRO–Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Da­ya Manusia (BKPSDM) Kota Padang mengadakan Pela­tihan Peningkatan Kom­petensi bagi para Lurah di lingkungan Pemerintah Kota Padang. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi Wali Kota Padang Hendri Septa, Senin pagi (21/6).

 Hadir mendampingi Wako, Kabag Peme­rinta­han Ances Kurniawan, dan Kabag Protokol dan Ko­munikasi Pimpinan Am­rizal Rengganis. Wako Hendri Septa mengatakan, pelati­han bertujuan untuk mem­bentuk lurah yang profe­sional, berintegritas dan berkompeten. Dimana pa­da pelatihan ini para lurah diberikan bimbingan dan materi yang akan memu­dah­kan mereka be­kerja me­layani masya­rakat.

“Pelatihan ini pada inti­nya bertujuan untuk meng­ingatkan bahwa mereka adalah pelayan masya­rakat. Kita ingin mereka (para lurah) melayani ma­syarakat dengan sepenuh hati dan ikhlas. Karena itu janji mereka sewaktu dilan­tik jadi Aparatur Sipil Ne­gara (ASN),” ungkap wako.

“Di samping itu kami juga ingin menginginkan kembali bahwa mereka cerminan pemerintah di tingkat kelurahan. Maka mereka harus memberi­kan pelayanan yang prima, membuat hati masyarakat sejuk, dan mampu menye­le­saikan persoalan di te­ngah-te­ngah masyarakat,” tambah wako.

Wako juga berpesan agar para lurah dapat me­ngerti dengan tanggung jawab dan  tugas dalam melayani masyarakat, ka­rena lurah merupakan ujung tombak sebagai pe­la­yan dalam sistem peme­rintah terendah.

“Besar harapan kami agar para lurah mengerti tanggung jawab. Bekerja tepat waktu, disiplin dan semangat. Jangan ada yang bermain nakal dalam pekerjaan, karena jika keta­huan maka hukuman ter­tinggi bagi mereka adalah diberhentikan dari jabatan tersebut. Namun sebalik­nya, bagi mereka yang berprestasi akan kami beri­kan reward atau peng­har­gaan,” pungkas Wako Hen­dri.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Padang Ar­fian mengatakan, pelatihan peningkatan kompetensi Lurah ini dilaksanakan de­ngan total peserta seba­nyak 90 orang. Dengan masing-masing peserta sebanyak 30 orang per kelas.

“Pelatihan ini dilak­sanakan selama empat hari terhitung dari tanggal 21 sampai dengan 24 Juni 2021,” sebut Arfian. (*/tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional