Close

Wako Padang Bezuk Siswa MTsN Korban Penusukan, Guru Diminta Lebih Awasi Siswa di Sekolah

BEZUK KORBAN PENUSUKAN— Wali Kota Padang Hendri Septa membezuk IAF, siswa MTsN 7, yang menjadi korban penusukan di Bungus Teluk Kabung, Rabu (24/11).

BUNGUS, METRO–Usai menerima kabar atas telah terjadinya sebuah perkelahian yang berujung penusukan yang dialami salah seorang murid MTsN 7 di Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung (Bungtekab), Wali Kota Padang Hendri Septa merespon cepat de­ngan langsung membezuk korban ke kediamannya yang tidak jauh dari lokasi sekolahnya tersebut, Rabu (24/11).

Kedatangan pemimpin Kota Padang itu pun disambut antusias dari korban berinisial IAF (15) tersebut. Selain keluarga korban juga terlihat Kepala MTsN 7 Padang Edi Hadison pada saat itu.

Turut hadir mendampingi Wali Kota diantaranya Kepala DP3AP2KB Editia­warman, Kepala Dinas Sosial Afriadi serta sekcam dan lurah setempat. “Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota (Pemko) Padang, kami sengaja datang langsung ke sini guna ingin melihat kondisi IAF. Alhamdulillah, kondisinya saat ini mulai membaik dibanding pasca kejadian Senin (22/11) lalu,” ucap Wako.

Seperti diketahui, terkait aksi penusukan terhadap IAF ternyata dilakukan oleh LNG (14) yang tak lain adalah teman satu sekolahnya sendiri di MTsN 7.

Insiden penusukan ter­sebut bermula atas adanya perselisihan keduanya dimana korban diserang oleh pelaku menggunakan gunting saat jam istirahat di kantin sekolah. Korban pun mengalami luka berat akibat tusukan dari pelaku di bagian leher, lengan hingga punggung.

Wako Hendri Septa me­ngatakan pihaknya sangat menyayangkan terjadinya hal tersebut. Ia berharap dan menegaskan agar hal semacam ini jangan sampai terjadi lagi khususnya dalam dunia pendidikan di Kota Padang.

“Kejadian seperti ini sangat kita khawatirkan. Karena bisa saja hal tersebut disebabkan pengaruh tontonan yang tidak bisa difilter mereka dengan baik. Maka dari itu, faktor komunikasi dari pihak keluarga sangatlah penting dalam mengawasi anak-anaknya agar jangan salah dalam pergaulan dan mengambil tindakan. Begitu juga peran ninik mamak, bundo kanduang serta para guru di sekolah, semuanya memiliki peran yang sangat penting dalam hal ini,” cetusnya.

Lebih lanjut Wako Hendri pun juga mewanti-wanti kepada para guru di Kota Padang agar senantiasa menyampaikan dan mengarahkan murid-muridnya untuk tidak melakukan tindakan yang terlarang.

“Jangan sampai mereka para generasi muda kita terpengaruh untuk melakukan hal negatif dan membahayakan keselamatan dirinya dan orang lain. Seperti kasus penusukan yang dialami IAF ini, bisa jadi salah satu penyebabnya akibat kurang terperhatikannya anak-anak kita da­lam bergaul dan begitu juga tidak adanya pengawasan terhadap tindak tanduk mereka,” lanjut dia.

Terakhir Wali Kota Pa­dang tersebut juga turut mengungkapkan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyelamatkan IAF di samping mengusut tuntas dalih pelaku melakukan penusukan.

“Kami mendoakan ke­sembuhan untuk IAF, kemudian kepada pelaku setelah ditangkap pihak kepolisian diharapkan agar tidak mengulanginya lagi. Sebagaimana kita perlu lebih dalam lagi mengenal LNG kenapa bisa melakukan hal tersebut. Semoga hal seperti ini jangan sampai terjadi lagi,” pungkas wako. (rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top