Menu

Wako Kunjungi Guguak Bungo, Serap Aspirasi Warga dan Ikuti Wirid

  Dibaca : 139 kali
Wako Kunjungi Guguak Bungo, Serap Aspirasi Warga dan Ikuti Wirid
MURID SD— Tiga orang murid terlihat asyik mengobrol, tak jauh dari sekolahnya di SD Negeri 29 Lumindai.

SAWAHLUNTO, METRO – Meski tak menghadiri sampai selesai, namun kedatangan Wali Kota Sawahlunto, Deri Asta pada Wirid Bantai Kobou di Surau Bustanul Arifin, Topuang Godang Dusun Guguak Bungo, Desa Lumindai, Kecamatan Barangin, Sabtu (24/11) tak membuat masyarakat berkecil hati. Malahan mereka sangat senang dan bangga Wako bisa sampai ke Surau Bustanul Arifin.

Hal ini disebabkan karena akses menuju lokasi tersebut terbilang sulit. Sebab jalan masih terbatas dan separuhnya masih dalam proses pengecoran. Ditambah lagi lokasi surau yang cukup jauh dari pusat Desa Lumindai.

Apalagi, tak banyak masyarakat yang menyangka, bahwa Wako menginjakkan kaki ke Topuang Godang, Dusun Guguak Bungo itu sejak pagi menjelang. Sepagi itu, karena memang kondisi jalan yang tidak memungkinkan untuk dilalui mobil karena separuh badan jalan sedang mengalami pengecoran, maka Deri berjalan kaki sejauh hampir dua ratus meter menjelang sampai di surau.

“Wirid Bantai Kobou di Surau Bustanul Arifin ini merupakan rangkaian pengajian memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Dengan puncak acara pada malam hari yakni mendengarkan tausyiah, mengaji/dzikir dan berdoa bersama. Sementara pada siang hari digelar makan bersama dengan sambal gulai kerbau.

Pada pagi hari, bertepatan dengan kedatangan Wali Kota Deri Asta itu, rangkaian acara barulah permulaan. Yaitu membantai kerbau, lantas memasaknya. Ketua LPM Lumindai, Amir mengatakan, menyembelih kerbau untuk makanan saat wirid di kesempatan Maulid Nabi ini sudah dilakukan sejak dua tahun lalu. Sehingga untuk tahun ini adalah tahun ketiga.

“Jadi begini, setiap minggunya kan masyarakat mengikuti wirid (mengaji) bersama Buya Amiruddin Katialo di Surau Bustanul Arifin ini. Nah, kemudian, setiap kali wirid ada menyumbang untuk membeli kerbau yang akan dibantai ini. Nanti pada waktunya, kerbau ini kita bantai, kita masak, kita makan bersama dalam momen Maulid Nabi ini,” sebut Amir.

Pada kesempatan itu, Deri juga memanfaatkan peluang itu untuk menghimpun aspirasi dari masyarakat di sekitar surau. Tak kurang kiranya dari dua belas orang warga berdialog akrab dengan Deri. Sehingganya, berbagai aspirasi, terutama situasi kondisi realita di kehidupan sehari-hari masyarakat setempat didengar langsung oleh Deri.

Begitu beranjak dari Surau Bustanul Arifm, Deri tak lantas meninggalkan Dusun Guguak Bungo. Namun dirinya melanjutkan perjalanan lebih jauh ke dalam dusun tersebut, yaitu menuju SD Negeri 29 Lumindai, atau banyak yang menyebutnya SD Negeri di Atas Awan. Deri mengunjung SDN 29 tersebut didampingi Kepala Sekolah, Endi Fauzi dan Ketua Komite SD tersebut.

Sebelum berpindah ke SDN 29 Lumindai tersebut, Deri menyebutkan bahwa dirinya ingin sekali dapat menghadiri acara Wirid Bantai Kobou itu sampai selesai. Namun ternyata, pada siang nanti dirinya juga harus menghadiri agenda pertemuan dengan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) se-Sawahlunto. Dilanjutkan pada malam hari, Deri juga sudah memilki agenda lainnya. (zek)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional