Close

Wako Hendri Septa Kukuhkan TPPS Kota Padang

PENGUKUHAN— Wali Kota Padang, Hendri Septa bersama Tim Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Kota Padang usai dikukuhkan.

PADANG, METRO–Penurunan prevalensi stunting pada tahun 2024 dengan target 14 persen menjadi agenda utama pemerintah RI. Guna mendukung percepatan penurunan angka stunting tersebut, Pemerintah Kota Padang membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Kota Padang.

Pengukuhan TPPS Ting­kat Kota Padang yang dike­tuai oleh Sekretaris Daerah Kota Padang Andree Alga­mar tersebut dilakukan oleh Wali kota Padang Hendri Septa di Hotel Axa­na, Selasa (12/7).

Wali Kota Padang Hen­dri Septa menjelaskan, di Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) angka prevalensi stunting menurun seba­nyak 4,3 persen dari 27,6 persen pada tahun 2019 menjadi 23,3 persen pada tahun 2021. Sementara di Kota Padang hasil Studi Status Gizi Indonesia (SS­GI) tahun 2021 sebanyak 18,9 persen.

“Walaupun capaian ki­ta sudah baik dibandingkan nasional, namun target Bapak Presiden adalah 14 persen. Oleh karena itu kita perlu membentuk TPPS Tingkat Kota Padang, yang bertugas untuk melakukan koordinasi, sinergi serta evaluasi penyelenggaraan percepatan penurunan ang­­­ka stunting di Kota Padang. Alhamdulilah hari ini telah selesai kita ku­kuhkan,” imbuh Wako.

Lebih lanjut Wako Hen­dri Septa menambahkan, untuk percepatan penu­runan angka stunting ini tidak hanya pemerintah saja, harus melibatkan lin­tas sektor di setiap tingka­tan wilayah mulai dari pe­merintah pusat sampai tingkat kelurahan.

“Penurunan angkat stun­ting ini tidak bisa hanya pemerintah saja. Kita harus melibatkan para remaja, calon dan pasangan pe­ngantin baru, ibu hamil sampai punya anak di ba­wah umur dua tahun. Me­reka harus kita beri bimbi­ngan agar memahami pen­tingnya kebutuhan gizi ma­kanan dan menjaga kese­hatan,” pungkas Wako Hen­dri Septa.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kota Padang Editiawarman mengata­kan, selain pengukuhan TPPS Tingkat Kota Padang, pada kesempatan ini juga dilakukan konsolidasi ber­sama stakeholder untuk penurunan angka stunting.

“Kegiatan konsolidasi ini melibatkan TPPS Kota Padang, Camat, Lurah dan kepala KUA se-Kota Pa­dang dan stakeholder de­ngan jumlah peserta se­banyak 169 orang,” sebut­nya.

Dalam kesempatan ter­sebut juga diserahkan Da­na Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2022 oleh BKKBN Provinsi Sumbar kepada Pemerintah Kota Padang senilai Rp 8,6 miliar.  Juga dilaksanakan peluncuran Bapak Asuh Anak Kota Padang dan penandata­nganan komitmen ber­sa­ma secara simbolis antara Kepala DP3AP2KB Kota Padang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang tentang pendampingan, konseling dan peme­rik­saan tiga bulan pra-nikah sebagai upaya pence­ga­han stunting. (adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top