Close

Wako Genius Umar: Sebagai Kota Tujuan Wisata harus Bersih

PARIAMAN, METRO–Walikota Pariaman H Genius Umar menyatakan sebagai kota tujuan wisata harus menciptakan daerah yang bersih dan nyaman bagi masya­rakat dan wisatawan yang datang. “Salah satunya fungsi taman yang kita bangun, harus dalam keadaan bersih dan indah, seperti Taman Tugu Padati ini, kita bersihkan secara bersama dan kita tata kembali de­ngan baik, sehingga fungsinya kembali menjadi tempat untuk orang berswafoto dilokasi ini,” kata  Wali Kota Pariaman, Genius Umar, ketika memimpin Goro (Gotong Royong) bersama di Taman Tugu Padati, yang berada di simpang 4 Jati, Kecamatan Pariaman Tengah, kemarin.

“Sebagai Kota tujuan wisata, tentu kita terus berbenah untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, karena itu, hari ini saya memerintahakan beberapa OPD yang dekat dengan lokasi Taman Tugu Padati ini, untuk bergoro bersama, dan juga menaman beberapa tanaman untuk lebih rindang,” ujarnya.

Genius menuturkan, mereka yang bergoto kali ini petugas ASN dan Non ASN dari Perkim LH, DP3, Dinas Dispora, dan Dinas Perhubungan, serta ADC pimpinan, dan diikuti juga oleh Sekda, Yota Balad, Asisten II, Elvis Candra, dan beberapa Kepala OPD. “Taman Tugu Padati, merupakan salah satu ikon Kota Pariaman, untuk itu harus selalu bersihkan dan dijaga dengan baik, apalagi lokasinya berada ditempat yang strategis dan tempat keramaian dan arus transportasi antar daerah,” tukasnya.

Lebih lanjut Genius mangatakan Padati atau ada juga yang menyebut dengan pedati,  a­dalah alat transportasi darat zaman dahulu di Minangkababu, padati berfungsi sebagai pembawa barang dari darek kerantau pesisir barat atau sebaliknya. “Dahulu sebelum kendaraan dengan penggerak mesin baik dengan tenaga uap maupun diesel sampai ber­bagai bahan bakar seperti se­karang, pedati menjadi andalan sarana transportasi. Terutama untuk mengangkut barang, baik dalam Nagari bahkan sampai antar kota atau daerah,” jelasnya.

“Padati pada umumnya ditarik oleh kerbau dan biasanya digunakan buat mengangkut hasil bumi ke pasar atau pelabuhan kapal di pesisir pantai Ranah Minang. Karena sejarahnya yang unik ini, kiranya kita tetap merawat Taman Tugu Padati ini, dan saya juga menghimbau, kepada kita bersama, untuk menjaga taman-taman lainya yang ada di Kota Pariaman ini, agar tetap bersih dan indah,” tutupnya. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top