Menu

Wako Fadly Ajak Warga Validkan Data Kependudukan 

  Dibaca : 752 kali
Wako Fadly Ajak Warga Validkan Data Kependudukan 
Wali Kota Padangpanjang Fadly Amran turun langsung saat Sosialisasi Perwako No 65 Tahun 2020 tentang Penataan Kependudukan.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padangpanjang terus gencar melakukan sosialisasi Perwako No 65 Tahun 2020 tentang penataan kependudukan. Hal itu diungkapkan Walikota Padangpanjang Fadly Amran,  sekaligus penyampaian tindak lanjut dari hasil validasi data kependudukan.

Kegiatan berlangsung di Islamic Center, Rabu (16/12) dan dibuka langsung oleh Walikota Fadly Amran. Dalam narasinya walikota juga menginformasikan bantuan yang akan diserahkan Pemko kepada masyarakat. Bantuan ini diserahkan kepada masyarakat yang betul-betul membutuhkan dan benar-benar berdomisili di Padangpanjang. “Kami sangat yakin, para RT-lah yang lebih mengetahui bagaimana kondisi masyarakatnya. Kami harap data yang diserahkan  RT ini, benar-benar valid dan benar-benar tepat sasaran,” harapnya.

Ditambahkannya, apabila ada masyarakat yang tidak masuk dalam data bantuan dan benar-benar membutuhkan, dan RT juga mengizinkan, silahkan datang ke Dinas Sosial. “Jangan sampai ada kecemburuan antara sesama penerima bantuan nantinya. Makanya data ini sangat dibutuhkan dan perlu divalidkan,”katanya. Sosialisasi Perwako ini, sebutnya, dilakukan untuk menentukan apakah data yang dimasukkan masyarakat benar-benar betul dan tidak ada data yang double.  ”Di sini ada datanya, di daerah lain juga ada datanya. Jangan sampai ini terjadi. Mari sama-sama kita lihat kembali data kita. Kita rapikan data kependudukan, agar tidak ada kesalahan lagi kedepannya,” ujar Fadly.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil, Maini mengatakan, ke depan pemerintah pusat akan menurunkan dana sesuai dengan NIK dan KK, tidak dengan domisili lagi. Apabila dalam satu tahun masyarakat tersebut tidak berdomisili di Padangpanjang, maka datanya akan dinonaktifkan, begitu juga sebaliknya. “Jika ada masyarakat yang masuk ke Padangpanjang, mereka wajib melaporkan ke RT. Apabila masyarakat yang keluar dari Padangpanjang, cukup datangi Disdukcapil,” jelas Maini. Ke depan Dinas Dukcapil juga akan membentuk Satgas Kependudukan yang akan bertugas mendatangi rumah masyarakat dan memvalidkan datanya. (rmd)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional