METRO SUMBAR

Wakili Sumbar di Tingkat Nasional, MAS Kauman Muhammadiyah Presentasikan Program SSK

×

Wakili Sumbar di Tingkat Nasional, MAS Kauman Muhammadiyah Presentasikan Program SSK

Sebarkan artikel ini
PRESENTASI— Wawako Allex Saputra bersama tim MAS Kauman Muhammadiyah mempresentasikan implementasi Program SSK kepada Tim Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN secara daring, Jumat (25/9), dari Ruang VIP Balai Kota Padang Panjang

PDG.PANJANG, METRO— Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Kulliyatul Muballighien Kauman Muhammadiyah Padang Panjang mewakili Provinsi Sumatera Barat dalam seleksi tingkat nasional Program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Tahapan tersebut dilalui setelah mad­rasah itu berhasil melewati seleksi mulai dari tingkat Kota Padang Panjang hingga tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Sebagai wakil Sumbar, tim MAS Kauman Muhammadiyah mempresentasikan implementasi Program SSK kepada Tim Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN secara daring, Jumat (25/9), dari Ruang VIP Balai Kota Padang Panjang. Presentasi dipimpin Kepala Madrasah Derliana bersama majelis guru dan para santri. Tim madrasah di­dampingi Wa­kil Wali Kota Allex Saputra dan Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA Wi­narno. Turut hadir Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat Mardalena Wati Yu­lia.

Dalam paparannya, tim MAS Kauman Muhamma­diyah menjelaskan ber­bagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bentuk pene­rapan SSK di lingkungan madra­sah.

Program tersebut tidak hanya diterapkan melalui pembelajaran di kelas, te­tapi juga diintegrasikan dalam kegiatan kesiswaan, pembinaan karakter, organisasi santri, serta akti­vitas keagamaan dan kemasyarakatan. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman peserta didik mengenai dinamika kependudukan, keluarga berkualitas, kesehatan reproduksi remaja, pencegahan pernikahan usia anak, pengendalian jumlah penduduk, hingga pentingnya perencanaan masa depan. Melalui penerapan SSK, para santri dibekali pengetahuan dan sikap dalam menghadapi ber­bagai persoalan kependudukan. Mereka juga didorong untuk mampu merencanakan pendidikan, pekerjaan, kehidupan berkeluarga, serta mengambil peran dalam pembangunan.

Selain program utama, tim madrasah turut memaparkan sejumlah inovasi yang dikembangkan untuk memperkuat pelaksanaan SSK. Di antaranya pemanfaatan lingkungan madra­sah sebagai ruang edukasi kependudukan, pelibatan santri dalam penyebarluasan informasi, serta ko­laborasi dengan Pemerintah Daerah dan BKKBN.

Baca Juga  Kasus Laka Lantas 2020, Pengendara di Bawah Umur masih Mendominasi

Wawako Allex Saputra menyampaikan dukungan Pemerintah Kota Padang Panjang terhadap keikutsertaan MAS Kauman Muhammadiyah dalam seleksi tingkat nasional tersebut.

Menurutnya, pendidikan kependudukan di ling­kungan sekolah dan madrasah menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi bonus demografi. “Program Sekolah Siaga Kependudukan ini penting karena memberikan bekal kepada generasi muda untuk memahami persoalan kependudukan sekaligus merencanakan masa depan dengan baik. Kita berharap apa yang telah dilakukan MAS Kauman Muhammadiyah dapat men­­jadi contoh bagi se­kolah dan madrasah lainnya,” ujarnya. (rmd)