Menu

Wakil Menteri Kesehatan Kunjungi RSUP M Djamil, Vaksinasi Lansia Dikebut Jelang Lebaran

  Dibaca : 86 kali
Wakil Menteri Kesehatan Kunjungi RSUP M Djamil, Vaksinasi Lansia Dikebut Jelang Lebaran
TINJAU VAKSINASI LANSIA— Wamen Kesehatan RI dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D mengunjungi RSUP M Djamil Padang, Selasa (6/4) dan menyaksikan langsung vaksinasi untuk lansia.

JATI, METRO
Wakil Menteri (Wamen) Kesehatan RI dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D mengunjungi RSUP M Djamil Padang, Selasa (6/4). Wamen menyaksikan langsung vaksinasi untuk lansia di rumah sakit plat merah tersebut.

“Saya cukup bangga dan gembira dengan kunjungan ke RSUP M. Djamil ini. Selain melihat vaksinasi dimana rumah sakit ini mendukung secara penuh proses vaksinasinya. Bahkan, vaksinasi juga dilakukan di hari Sabtu dan Minggu,” sebut Dante.

Dikatakan, target vaksin sudah mencapai hampir 10 juta vaksinasi di seluruh Indonesia. Namun diakuinya, ada sedikit keterlambatan mengingat ketersediaan vaksin yang sudah mulai menipis di Indonesia.

“Kenapa mulai menipis, karena Vaksin Astrazaneca yang harusnya kita dapat pada bulan April ini di embargo oleh produsennya dari India, sehingga jumlah vaksinnya menjadi berkurang untuk Indonesia,” ujar Dante.

Untuk meningkatkan kecepatan vaksinasi tersebut, akan dilakukan produksi oleh Bio Farma yang akan dirilis pada pertengahan bulan April ini.

“Produksi dari Bio Farma itu akan ada lagi sekitar 12 juta dosis vaksin baru yang nanti dirilis pada pertengahan April. Dan secara bertahap akan kita tingkatkan kecepatannya diamana speed kita sudah 500 ribu vaksinasi dalam sehari  sampai nantinya kita tingkatkan speednya secara bertahap sampai nanti mencapai target menjadi 1 juta vaksinasi perhari,” tuturnya.

Sementara itu terkait vaksinasi untuk lansia dinilainya cukup kecil yang disebabkan oleh akses untuk lansia itu sendiri yang cukup sulit.

“Saat ini vaksinasi untuk kelompok lansia masih kecil itu disebabkan oleh akses lansia ini sulit, dimana kita ketahui terkadang lansia ini ke tempat vaksin tersebut kurang. Untuk itu, kita menawarkan strategi 3 in 1, dimana dua orang lansia diantarkan oleh satu anak muda maka anak muda tersebut boleh divaksin walaupun belum waktunya untuk divaksin,” ungkap Dante.

Ditambahkannya, vaksinasi untuk lansia ini merupakan prioritas bagi Kemenkes mengingat lansia merupakan kelompok yang rentan terpapar Covid-19 serta angka kematian yang tinggi dari lansia.

“Mudah-mudahan lansia ini menjadi prioritas, terlebih pada masa mudik ini. Walaupun mudik dilarang, tetapi ada mungkin yang datang ketempat orang tuanya dan kita harus akselerasi ini karena orang tua biasanya mudah tertular. Karena kalau sudah tertular kemudian masuk terinfeksi covid angka kematiannya tinggi. Karena itu, vaksinasi untuk lansia dikebut sebelum masuk musim mudik. Dan vaksinasi untuk masyarakat umum bisa kita kejar sesuai target pada bulan Juli dan Agustus,” jelasnya.

Terkait, perkembangan RSUP M. Djamil Padang, Dante menyebutkan RSUP M. Djamil bisa menjadi salah satu rumah sakit unggulan di Indonesia.

“Saya juga mendengarkan bagaimana paparan dari direktur terkait perkembangan rumah sakit M. Djamil, perancanaan pelayanan unggulan, kondisi rumah sakit yang saya rasa rumah sakit ini bisa berkembang menjadi salah satu rumah sakit unggulan di Indonesia pada suatu saat nanti,” tutupnya. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional