Menu

Wakil Bupati Padang­pariaman Rahmang Fokus Empat Sasaran

  Dibaca : 72 kali
Wakil Bupati Padang­pariaman Rahmang Fokus Empat Sasaran
DISKUSI—Wakil Bupati Padangpariaman Rahmang bersama Kepala Bagian Hukum Rifki Monrizal mengikuti peluncuran dan diskusi Peraturan Presiden nomor 53 tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM) 2021-2025.

PDG.PARIAMAN, METRO–Wakil Bupati Padang­pariaman Rahmang ke­marin, bersama Kepala Bagian Hukum Rifki Mon­rizal  mengikuti peluncuran dan diskusi Peraturan Pre­siden nomor 53 tahun 2021 tentang Rencana Aksi Na­sional Hak Asasi Manusia (RANHAM) 2021-2025.

“Pelaksanaan RAN­HAM yang telah mema­suki generasi kelima ini dimulai melalui RANHAM generasi pertama se­men­jak periode 1999-2003. Pe­ne­r­bitan RANHAM gene­rasi baru ini merupakan wujud konsistensi dan pe­nguatan komitmen Indonesia dalam rangka peng­hormatan, pelindungan, pemenuhan, penegakan dan pemajuan HAM se­bagaimana diamanatkan oleh konstitusi,” ujar Rah­mang, kemarin.

Katanya, Berbeda de­ngan generasi-generasi sebelumnya, RANHAM ge­nerasi kelima memiliki fokus utama pada 4 (em­pat) sasaran kelompok rentan, yaitu: perempuan, anak, penyandang disa­bilitas dan masyarakat a­dat. Penetapan fokus ini bertujuan untuk semakin meningkatkan imp­le­men­tasi.

Dikatakan, peman­ta­u­an, serta evaluasi RAN­HAM melalui sinergi antar instansi baik di pusat atau­pun daerah.

Selain itu katanya, diha­rapkan dapat menjadi tero­bosan dalam menyele­sai­kan berbagai tantangan dan mempercepat imple­mentasi program-program HAM nasional. RANHAM memiliki arti penting dalam kebijakan luar negeri Indonesia dan secara khusus menjadi modal strategis bagi keanggotaan Indonesia pada Dewan HAM PBB periode 2020-2022.

Indonesia semakin me­negaskan komitmennya dalam menjalankan agen­da dan program perlin­dungan dan pemajuan HA­M secara terencana, te­rukur dan berkelanjutan. Bahkan dalam sesi Universal Periodic Review (UPR) DHAM PBB, Indonesia ter­ca­tat sebagai negara yang konsisten menjalankan Na­tional Action Plan on Human Rights.

Sementara Wakil Me­n­teri Menteri Hukum dan HAM, Edward Omar Sharif Hiariej, menyatakan, pe­nyu­sunan RANHAM gene­rasi V telah melalui proses yang panjang dengan me­libatkan berbagai pihak mulai dari unsur-unsur pemerintah, Komnas HA­M, Komnas Perempuan, KPAI, masyarakat sipil, dan aka­demisi.

“Secara subtantif, aksi HAM dirumuskan berda­sar­kan baseline dan ruju­kan situasi terkini kelom­pok rentan yang perlu di­res­pon pemerintah,” ujar­nya.

Kemudian Wakil Bupati Padangpariaman Rah­mang menyampaikan, Ka­bupaten Padangpariaman akan konsisten melak­sa­nakan Perpres Nomor 53 Tahun 2021 ini dengan mem­perhatikan 4 kelom­pok sasaran RANHAM yai­tu perempuan anak, pe­nyandang disabilitas, ke­lom­pok masyarakat adat.

“Setiap HAM mer­u­p­a­kan hak dasar yang secara kodratnya melekat pada diri manusia bersifat universal dan non diskri­mi­natif oleh karenanya harus dihormati, dilindungi, di­penuhi, ditegakan dan di­majukan, Untuk itu, Peme­rintah Kabupaten Padang­pariaman konsisten dalam pelaksanaan Perpres No­mor 53 Tahun 2021 ini de­ngan memperhatikan 4 kelompok sasaran RAN­HAM yaitu Perempuan, Anak. Penyandang Disa­bilitas, Kelompok masya­rakat adat dan akan men­sosilasiakan pada seluruh dinas, badan dan kantor yang ada di Kabupaten Padangpariaman,” ung­kapnya mengakhiri.(efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional