Menu

Wajah Nenek Ditemukan Berbelatung

  Dibaca : 607 kali
Wajah Nenek Ditemukan Berbelatung
Habib Aboe Bakar Al Habsy

Pembunuhan - dibunuh
AGAM, METRO–Sesosok mayat perempuan tua ditemukan warga Jorong Gantiang Koto Tuo, Nagari Koto Laweh, Kecamatan Canduang, Agam Rabu (16/9) sekitar pukul 23.15 WIB. Nurhayati (80) terlihat di rumahnya dalam kondisi tertelentang, sebagian besar tubuhnya membengkak serta mengeluarkan bau busuk.

Info itu langsung menyebar ke masyarakat dan seketika lokasi ramai. Terlihat korban sendirian tinggal di rumah panggung itu. Kuat dugaan, Nurhayati tewas beberapa hari. Sebab dengan jarak sekitar 15 meter di luar rumah itu sudah tercium bau busuk yang berasal dari dalam rumah.

Pantauan POSMETRO di lokasi kejadian, terlihat ada bercak darah di atas kasur. Kondisi korban membengkak agak susah dikenali. Sebab, wajahnya sudah menghitam serta dihinggapi belatung di sekitar kepala. Sampai pihak kepolisian datang, masyarakat setempat tidak berani berbuat banyak.

Dari keterangan tetangga korban, Rece (28) yang juga seorang anggota polisi di Polres Bukittinggi, pada malam kejadian, dia mendapat telepon dari anak korban di Pekanbaru untuk melihat kondisi orang tuanya. Sudah sering dihubungi teleponnya tidak pernah ada jawaban. Dengan adanya permintaan, Rece memanggil saudara korban untuk melihat ke rumah.

Setelah dilihat, ternyata pintu rumah panggung itu dalam kondisi terkunci dari dalam. Rece dan saudara korban mendobrak pintu. Langsung tercium bau busuk dan dilihat Nurhayati sudah terbaring. Saksi memberitahukan kepada wali jorong dan warga sekitar, melapor ke Polsek IV Angkat Candung.

Satreskrim Polres Bukittinggi termasuk unit identifikasi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan melihat jendela rumah korban sudah dalam keadaan terbuka. Polsek IV Angkat Candung menghubungi dokter Puskesmas Baso untuk memeriksa korban. Dari hasil pemeriksaan sementara, ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban.

dr Fitri Yarti menyebut, setelah dilakukan visum luar pada tubuh korban terlihat ada bekas cekikan di leher sehingga lidah korban terjulur. Selain itu pada kepala sebelah kiri terlihat lebam serta gigi palsu korban juga terlepas dan air seni korban juga keluar. ”Diduga korban meninggal dalam kondisi tidak wajar dan sudah meninggal tiga sampai empat hari,” terang dr Fitri.

Setelah dilakukan pemeriksaan, keluarga meminta kepada Polsek untuk dilakukan autopsi terhadap korban. Pada Kamis (17/9) sekitar pukul 04.00 WIB Polsek IV Angkat Candung membawa korban ke Rumah Sakit Achmad Mokhtar (RSAM) Bukittinggi untuk dilakukan autopsi.

Kapolsek IV Angkat Candung, Iptu Roni AZ bersama dengan jajaran Polres Bukittinggi akan menyelidiki penyebab kematian dengan melihat hasil visum yang keluar Kamis malam. “Kita masih menyelidiki kasus ini dan besok (Jumat-red), semoga kita bisa menyimpulkan tentang kematian korban,” terang Roni AZ.

Kuat dugaan korban dibunuh. Diperkuat sesuai dengan keterangan salah seorang bidan desa yaitu tetangga korban, Minggu (13/9) sekitar pukul 22.00 WIB, anjing menyalak di sekitar tempat itu. Setelah dia lihat, ada sepeda motor berhenti di samping rumah korban dan dua orang laki-laki dari arah belakang rumah korban langsung pergi mengendarai sepeda motor. (wan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional