Menu

Wagub Tinjau Pelabuhan Bungus, Penumpang Kapal harus Miliki Sertifikat Vaksin

  Dibaca : 124 kali
Wagub Tinjau Pelabuhan Bungus, Penumpang Kapal harus Miliki Sertifikat Vaksin
TINJAU PELABUHAN— Wakil Gubernur Audy Joinaldy meninjau Pelabuhan Bungus, Minggu (11/7). Wagub mewacanakan seluruh penumpang kapal wajib miliki sertifikat vaksin. Rencana itu akan segera dibawa dalam rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

BUNGUS, METRO–Wakil Gubernur Su­ma­tera Barat Audy Joinaldy me­minta masyarakat yang menggunakan transportasi laut untuk penyeberangan menuju Kabupaten Menta­wai dan sebaliknya harus memiliki sertifikat vaksi­nasi atau bisa menda­pat­kan vaksinasi di pelabu­han.

“Hal ini sudah diberla­kukan di Pelabuhan Merak dan Bakauheni. Kita juga coba terapkan di Sumbar untuk meningkatkan ca­paian vaksinasi,” katanya saat meninjau Pelabuhan Samudera Bungus, Minggu (11/7).

Audy mengatakan ca­paian vaksinasi akan sa­ngat berpengaruh untuk pe­ngendalian Covid-19 di Sumatera Barat karena dengan vaksinasi imun tubuh akan meningkat dan sulit diserang oleh virus.

Upaya vaksinasi telah dilakukan dengan ber­ba­gai cara salah satunya dengan Gebyar Vaksinasi yang telah dilakukan dalam 3 tahap. Meskipun capaian sudah meningkat hingga lebih dari 36 persen, namun secara umum Sumbar ma­sih berada di peringkat ba­wah dibandingkan pro­vin­si-provinsi lain di Indonesia.

“Sekarang kita coba upayakan solusi lain untuk vaksinasi ini, diantaranya dengan mewajibkan pe­num­pang kapal laut atau bus memiliki sertifikat vak­si­nasi. Kalau belum me­miliki itu bisa melakukan vak­sinasi di posko yang disediakan di pelabuhan atau terminal bus,” ujar­nya.

Ia mengatakan, wa­cana itu akan segera di­bawa dalam rapat koor­di­nasi dengan pihak-pihak ter­kait sehingga bisa se­gera direalisasikan.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah III Provinsi Suma­tera Barat Deny Kusdyana, mengatakan vaksinasi bagi penumpang kapal laut atau­­pun bus, sangat mung­kin dilakukan dengan dasar Peraturan Gubernur.

“Kami siap mendukung program ini jika memang ada aturannya. Sementara ini untuk bus dan kapal laut menuju Mentawai hanya diwajibkan rapid antigen 1 kali 24 jam,” katanya. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional