Menu

Wagub Sumbar: Kesadaran Masyarakat Makin Tinggi Terhadap BBM Berkualitas

  Dibaca : 125 kali
Wagub Sumbar: Kesadaran Masyarakat Makin Tinggi Terhadap BBM Berkualitas
WEBINAR-Wagub Sumbar Audy Joinaldy menjadi pembicara dalam webinar bertema Membangun Komitmen Pemerintah Dalam Mendukung Energi Yang Berkualitas dan Ramah Lingkungan secara virtual.

PADANG, METRO–PT Pertamina Patra Ni­aga, Sub Holding Comemercial & Trading PT Pertamina (Persero) Sumbagut melaksanakan webinar bertema Membangun Komitmen Pemerintah Dalam Mendukung Energi Yang Berkualitas dan Ramah Lingkungan dengan menggunakan Aplikasi Zoom dan Live YouTube Sumbar Satu TV, Kamis (9/9).

Kegiatan ini dibuka de­ngan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Ra­y­a kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Wakil Gubernur Su­matera Barat (Sumbar), Audy Joinaldy.

“Semoga dengan pe­nyelengaraan webinar ini akan diperoleh dukungan dari semua pihak dalam mewujudkan penyediaan energi yang berkeadilan dan berkualitas untuk semua masyarakat,” kata Audy.

Ia menjelaskan, keta­hanan energi adalah suatu kondisi terjaminnya ke­tersediaan energi, akses masyarakat terhadap energi pada harga yang terjangkau dan dalam jangka panjang tetap memperhatikan perlindungan terhadap lingkungan hidup. Sedangkan kemandirian energi adalah terjaminnya ketersediaan energi de­ngan memanfaatkan semaksimal mungkin potensi dari sumber daya dalam negeri.

“Perlu dilakukan kemandirian energi dan ke­tahanan energi pada suatu daerah agar tetap dapat memenuhi kebutuhan e­nergi bagi seluruh masya­rakat,” ucapnya.

Diakui Audy, konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan Research Octane Number (RON) ren­dah se­perti Premium di Sumbar cenderung menurun dari tahun ke tahun. Konsumsi Premium pada tahun 2020 berkurang sebesar 57 persen dibanding tahun 2019.

Tahun 2021 ini, lanjutnya, Premium diperkirakan jauh menurun begitu juga dengan konsumsi BBM jenis Solar bersubsidi. Sementara itu, konsumsi BBM dengan RON tinggi, Pertamax Series terus me­ningkat.

“Sumbar peringkat nomor dua di Indonesia da­lam persentase konsumsi BBM kualitas tinggi atau Pertamax Series yaitu se­besar 27,1 persen. Hal ini disebabkan kesadaran ma­syarakat makin tinggi terhadap nilai lebih penggunaan BBM yang berkua­litas dan juga kemudahan akses jangkau BBM kualitas tinggi telah hadir di tengah-tengah masyarakat de­ngan hadirnya Pertashop,” jelas Audy.

Dalam webinar ini me­libatkan dua narasumber istimewa yakni Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori dan Konsultan Bidang Hilir Migas, Henry Achmad.

Menurut Defiyan, permasalahan kebijakan pembangunan sektor energi nasional berupa isu pa­ngan, energi dan air, permasalahan defisit minyak dan gas bumi (migas) nasional, kebijakan BBM satu harga dan penyediaan pasokan untuk daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar), kebijakan energi ramah lingkungan dan ber­kualitas serta kebijakan diversifikasi energi.

Ia mengatakan, penurunan konsumsi Premium telah mendorong kenda­raan bermotor migrasi ke jenis BBM yang berkualitas secara signifikan. Komitmen dan kinerja BUMN Pertamina dalam mematuhi aturan kebijakan energi berkualitas dan ramah ling­kungan sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) Nomor 20 Tahun 20­17 kepada konsumen melalui Program Langit Biru efektif dijalankan sampai di perdesaan.

“Konsisten kebijakan dan dukungan pemerintah pusat dan daerah sangat diharapkan dalam me­ning­katkan perluasan Program Langit Biru agar sosialisasi ke masyarakat dan konsumen lebih e­dukatif dan produktif untuk mencapai sasaran pemakaian BBM RON tinggi,” jelasnya.

Di samping itu, Konsultan Bidang Hilir Migas, Henry Achmad menambahkan, secara umum pem­berian subsidi BBM dapat mendorong pemborosan, membebani ke­ua­ng­an negara dan badan usaha serta memicu pe­nye­lewengan. “Perlu dukung­an pemerintah untuk kebijakan BBM dan koordinasi antar stakeholder,” kata Henry.

Sementara itu, Area Manager Communication Relation & CSR Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Pertamina Com­mercial & Trading, Taufikurachman mengatakan, pihaknya mengedukasi dan mengajak masya­rakat untuk menggunakan produk-produk BBM ramah lingkungan misalnya Pertamax dan Pertamax Turbo. 

“Semoga kualitas u­dara di Sumbagut bisa semakin membaik seiring meningkatnya penggu­na­an BBM berkualitas dan ramah lingkungan,” ucap­nya. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional