Menu

Wagub Sumbar Kaget dan Apresiasi, Di Dharmasraya, Ratusan Lansia Antre Disuntik

  Dibaca : 55 kali
Wagub Sumbar Kaget dan Apresiasi, Di Dharmasraya, Ratusan Lansia Antre Disuntik
PENINJAUAN— Wagub Sumbar, Audy Joinaldy meninjau vaksinasi bersama Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan Danrem 032/WBr Brigjen TNI Arief Gajah Mada.

DHARMASRAYA, METRO–Ratusan masyarakat lanjut usia rela antre ber­panas-panasan untuk mendapatkan vaksin Covid-19, di Nagari Empat Koto, Kabupaten Dharmasraya, Kamis (8/7).

Salah seorang lansia, Basrin (76) mengatakan, mereka rela meninggalkan aktivitas, untuk men­dapatkan vaksinasi karena ingin tetap sehat, terbebas dari Covid-19.

“Walau pun sudah tua, saya juga ingin sehat. Apalagi vaksinasi Covid-19 ini menurut informasi yang saya dengar halal dan gratis,” ujarnya.

Ia baru mendapatkan vaksin pertama tetapi akan segera mengikuti vaksin tahap II sesuai jadwal yang ditetapkan.

Selain lansia, ribuan warga Kabupaten Dhar­masraya juga antusias untuk mendapatkan vaksin yang digelar pada empat titik di kabupaten itu. Yakni, di Kodim 0310 Pulau Punjung, Nagari Sungai Dareh, Nagari Empat Koto Pulau Punjung dan Nagari Sungai Kambut.

Antusiasme warga itu mendapatkan apresiasi tinggi dari Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Audy Joinaldy yang meninjau vaksinasi bersama Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan Danrem 032/WBr Brigjen TNI Arief Gajah Mada.

“Masyarakat Dharmasraya luar biasa. Dari semua daerah, ini yang paling antusias untuk divaksin. Mudah-mudahan memberikan efek domino pada para tetangga yang belum divaksin,” katanya.

Audy berharap, Bupati Dharmasraya Sutan Riska dan seluruh elemen strategis di Kabupaten Dhar­masraya, bersama masyarakat terus melakukan ikhtiar memaksimalkan vaksinasi di daerahnya.

Audy menyampaikan sejak kasus pertama di­umumkan pada awal Maret 2020, perkembangan Covid-19 sejak beberapa bulan ini, angka tren cenderung naik.

Untuk itu Pemprov Sumbar telah mengambil langkah-langkah sejak beberapa bulan terakhir bersama Bupati/Wali Kota se-Sumbar, dan satgas masing-masing. Di antaranya dengan vaksinasi massal.

Ia menjelaskan, lonjakan kasus positif Covid-19 yang berlangsung sejak Juni hingga Juli 2021, menyebabkan jumlah zona merah corona di Indonesia meningkat pesat.

Terutama di Pulau Jawa, kini sebagian besar kota/kabupaten berstatus zona merah corona.

Menurut laporan Dinas Kesehatan, di Sumbar ada empat daerah yang masuk asesmen situasi pandemi level 4 dengan beberapa indicator. Yaitu, Kota Padang, Padang Panjang, Bukittinggi dan Solok.

Menghadapi situasi tersebut, Tim Satgas Sumbar telah menginstruksikan Satgas Kabupaten dan Kota di Sumbar melakukan reaksi cepat.

Di antaranya melakukan tracking dan tracing masif terhadap masyarakat potensial terpapar Covid-19 untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di daerahnya masing-masing. Termasuk melakukan vaksinasi massal.

“Yang terpenting segera dilakukan adalah pendi­rian rumah isolasi oleh masing-masing Kabupaten Kota, peningkatan vaksinasi dan lain-lain,” sebutnya.

“Kami berharap masyarakat Kabupaten Dhar­masraya dapat memanfaatkan vaksinasi gratis ini, mari bersama kita putus rantai penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Danrem 032/Wirabraja, Brigadir Jenderal TNI Arief Gajah Mada menyampaikan sangat terkesan sekali terhadap pelaksanaan vaksinasi di Dharmasraya, karena banyak diikuti oleh masyarakat setempat.

“Luar biasa dan spektakuler banyaknya masy­a­rakat disini mengikutinya. Bahkan targetnya 3000 vaksinasi,” ungkapnya.

Ini merupakan salah satu memerangi Covid-19 di Tanah Air. Jenderal berbintang satu itu juga menga­takan, walaupun sudah divaksin masyarakat tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).

Di samping itu, Danrem 032/Wbr juga menghimbau dan mengingatkan Satgas Covid-19 untuk terus mensosialisasikan dan menertibkan warga dalam mematuhi protokol kesehatan. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional