Close

Wagub: Potensi Perikanan di Tiku Patut Didorong Pengembangannya

SERAHKAN BANTUAN— Bupati Agam menyerahkan bantuan dari Wagub Sumbar Audy Joinaldy pada koperasi nelayan dan Kelompok Pengolahan Pemasaran (Poklahsar) perikanan, di Kecamatan Tanjung Mutiara, Rabu (21/9).

AGAM, METRO–Wakil Gubernur Sumatera Barat, Dr Audy Joinaldy serahkan berbagai bantuan pada koperasi nelayan dan Kelompok Pengolahan Pemasaran (Poklahsar) perikanan, di Kecamatan Tanjung Mutiara, Rabu (21/9).

Bantuan disalurkan berupa 2 unit becak motor untuk Koperasi Nelayan Karya Bersama, 24 unit freezer, 2.400 gross keranjang plastik dan 48 unit fish box isi 200 liter untuk Pok­lahsar Jasa Samudera, 30 buah blender dan 30 set pisau untuk Poklahsar Maco Lestari.

Bantuan itu merupakan pokir dari anggota DPRD Sumbar, Lazuardi Erman yang direalisasikan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar.

Wagub Audy Joinaldy mengapresiasi disalurkannya bantuan itu, yang ke depan diharapkannya dapat meningkatkan nilai pro­­duk perikanan nelayan. “Disalurkannya bantuan ini, karena ada potensi perikanan yang patu­t didorong untuk pe­ngembangan­nya,”ujarnya.

Ke depan kata Audy, yang jadi pikiran bagaimana nilai produk perikanan nelayan di Tanjung Mutiara bisa meningkat. “Mening­katkan nilai suatu produk tentu harus ada brand, yang membutuhkan waktu, tenaga dan bia­ya,”katanya.

Namun, ini dilakukan bertahap salah satunya melalui bantuan yang disalurkan dari pokir tersebut.

Anggota DPRD Sumbar, Lazuardi Erman mengatakan, bantuan itu disalurkan menindaklanjuti aspirasi masyarakat beberapa waktu lalu di sektor perikanan. “Alhamdulillah, kini sudah kita salurkan meski tidak semua yang dapat, tapi ini kita upayakan secara bertahap,”katanya.

Diharapkannya, bantuan bermanfaat dan dipesankannya jangan sampai diperjualbelikan.

Hal senada juga disampaikan Bupati Agam, Dr H Andri Warman. Bantuan itu untuk menunjang pening­katan usaha perikanan ma­syarakat, sehingga dapat menggerakkan pere­konomian ke depan. “Jadi, manfaatkanlah bantuan itu untuk berusaha, jangan dipindahtangankan apalagi diperjualbelikan, sebab, bantuan itu bentuk perhatian pemerintah dan wakil rakyat dalam mensejahterakan masyara­kat,”tu­kasnya. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top