Menu

Wagub Audy Joinaldy  Tinjau RSUD Solsel, Miliki Layanan Cuci Darah Canggih

  Dibaca : 56 kali
Wagub Audy Joinaldy  Tinjau RSUD Solsel, Miliki Layanan Cuci Darah Canggih
TINJAU—Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy saat melakukan peninjauan lansgung.

SOLSEL, METRO–Berbagai upaya terus dilakukan  Rumah Sakit milik Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) untuk meningkatkan kua­litas layanan kesehatan kepada masyarakat. Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy berikan apresiasi RSUD Solok Selatan (Solsel) telah melakukan terobosan baru untuk layanan kese­hatan bagi pasien hemo­dialisa (HD) atau cuci da­rah.

“Alhamdulillah, seka­rang RSUD Solsel memiliki unit layanan hemodialisa. Ke depan kita berharap layanan hemodialisa ini akan ditambah dengan inovasi teknologi, sesuai dengan tingkat kebutuhan dan program yang ada. Sehingga nantinya akan semakin memberi kenya­manan bagi pasien yang akan cuci darah,” kata Audy Joinaldy usai me­ninjau beberapa fasilitas baru yang dimiliki RSUD Solsel, Minggu (22/8).

Audy Joinaldy terus mendorong rumah sakit-rumah sakit milik Pemprov Sumbar untuk terus be­rinovasi dan menjadi center of excellence. Ini pen­ting, karena dengan spe­sifikasi center of excellence di bidang-bidang tertentu, maka akan memudahkan penempatan kualifikasi SDM di RS tersebut. “U­nit hemodialisa disini da­pat menampung 24 tem­pat tidur (bed). Se­ka­rang su­dah terisi 12 pa­sien, ter­masuk yang ter­papar Co­vid-19,” ucap Audy.

Di masing-masing bed atau tempat tidur para pasien juga telah diper­siapkan mesin HD atau cuci darah yang masih baru. Keberadaan unit He­mo­dialisasi ini diharapkan mampu memenuhi kebu­tuhan layanan HD di RSUD Solsel.  “Kita berharap semua RS yang ada di Sumbar dengan pelayanan berbasis teknologi mampu mempermudah ma­syara­kat yang ingin berobat, dan diharapkan semua rumah sakit menerapkan pe­laya­nan berbasis teknologi,” ungkapnya.

Sementara itu Direktur RSUD Solok Selatan, Toni Rahardian memgatakan, kebutuhan oksigen se­men­jak pandemi Covid-19 me­ningkat cukup tajam yaitu sekitar 30-45 tabung per­hari sedangkan dalam kon­disi normal hanya 12 ta­bung sehari. “Peningkatan kebutuhan oksigen karena pasien Covid-19 butuh ok­sigen dalam jumlah banyak untuk isolasi,” ujar Toni. . (fan).

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional