Close

Wabup Padangpariaman Sambut Mahasiswa KKN PPM dari 9 PT di Sumbar

Wakil Bupati Padangpariaman Rahmang kemarin menyambut mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Program Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) terpadu dari 9 Perguruan Tinggi (PT) di Sumatera Barat “Kita sekarang kedatangan mahahasiswa KKN PPM terpadu tahun 2022,” kata Wakil Bupati Padangpariaman Rahmang, kemarin, usai kedatangan mahasiswa KKN.

PDG.PARIAMAN, METRO–Wakil Bupati Padangpariaman Rahmang kemarin menyambut mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Program Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) terpadu dari 9 Perguruan Tinggi (PT) di Sumatera Barat “Kita sekarang kedatangan mahahasiswa KKN PPM terpadu tahun 2022,” kata Wakil Bupati Padangpariaman Rahmang, kemarin, usai kedatangan mahasiswa KKN.

Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melepas turun ke lapangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Program Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) terpadu dari 9 Perguruan Tinggi yang ada di Suma­tera Barat.

KKN PPM terpadu me­rupakan salah satu program kolaborasi yang dilaksanakan antara Peme­rintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kabupaten, dan Perguruan Tinggi di Sumatera Barat yang tujuannya adalah mengentaskan ketertinggalan untuk kesejahteraan masya­rakat.

Rahmang menyambut baik program tersebut dan menurutnya, program ini secara berjalan akan mem­­bantu masyarakat dan ma­hasiswa untuk berbaur dan menyerap ber­bagai ilmu yang tidak didapatkan sebelumnya. Baik dari sisi mahasiswa maupun dari sisi masyarakat itu sendiri. “Program ini pen­ting, artinya bermanfaat bagi mahasiswa dalam menunjang pembangunan ma­syarakat nagari. De­ngan demikian, akan terjadi interaksi sinergitas, saling menyapa, memberi, saling asah, asih, dan asuh antara ma­sya­rakat dan mahasiswa,” ujar Rahmang.

Di kesempatan yang sama, Rahmang berpesan kepada Pemerintah Kecamatan dan Nagari lokasi dilaksanakannya KKN PPM Terpadu, untuk dapat memandang mahasiswa KKN sebagai mitra kerja sama dalam percepatan pencapaian tujuan pembangu­nan. Di sisi lain, juga turut membimbing dan mengarahkan mahasiswa dalam berbaur dengan masya­rakat. “Oleh karena itu, pandanglah adik-adik kita ini sebagai mitra kerja sa­ma, juga sebagai anak kemenakan kita sehingga kita tidak segan-segan membimbing dan mengarahkan, yang mana tujuannya adalah demi kebaikan kita bersama,” ungkap Rahmang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sumbar Anasrul mengungkapkan, KKN PPM Terpadu merupakan salah satu upaya pemerintah provinsi dalam mewujudkan ma­sya­rakat madaniah sesuai dengan visi dan misi Sumbar. “Adik-adik kita ini akan mencoba mengkolaborasikan ilmunya ke nagari dan daerah, sehingga teridentifikasi apa akar perma­salahan di nagari, sehingga bisa dipecahkan bersama-sama menuju nagari terdepan,” ungkapnya. Mahasiswa sejumlah 168 orang yang tergabung dari 9 perguruan tinggi tersebut, akan dilepas menuju 2 kecamatan, yakni kecamatan Batang Anai dan Kecamatan Padang Sago de­ngan total 3 Nagari, yakni Nagari Sungai Buluh Timur, Nagari Koto Dalam Barat, dan Nagari Koto Dalam Timur.

Diketahui, Mahasiswa akan tinggal dan berbaur dengan masyarakat di lokasi masing-masing selama 40 hari, terhitung mulai 14 Juli hingga 20 Agustus 2022 mendatang.

Perwakilan Dosen Pembimbing Lapangan Muhiddinir Kamal mengatakan, KKN terpadu merupakan gabungan dari perguruan tinggi yang ada di Suma­tera Barat, baik Perguruan Tinggi Negeri (PTN), maupun Perguruan Negeri Swasta (PTS). Melalui KKN Terpadu tersebut, mahasiswa akan berkolaborasi dalam berbagai disiplin keilmuan untuk membantu masyarakat dalam me­ngentaskan ketertinggalan. “Harapan kami melalui Pemerintah Kabupaten, hen­daknya dapat memberikan bimbingan, dukungan, dan arahan kepada adik-adik mahasiswa kami. Mereka masih muda, mungkin ada yang pantas dan tidak pantas, sebagai orang tua sudah seharusnya me­ngingatkan,” harap Muhiddinir. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top