Menu

Wabup dan Warga Bersihkan Material Longsor

  Dibaca : 170 kali
Wabup dan Warga Bersihkan Material Longsor
GORO—Wabup Tanahdatar Zuldafri Dharma terlibat goro bersama warga membersihkan material longsor, Jorong Bonai, Nagari Tigo Koto, Kecamatan Rambatan.

TANAHDATAR, METRO
Usai meninjau lokasi longsor sehari sebelumnya, Wakil Bupati Tanahdatar Zuldafri Darma terlibat gotong royong bersama masyarakat Jorong Bonai Padang Lua Nagari III Koto Kecamatan Rambatan, membersihkan material longsor badan jalan yang terban, Sabtu (6/6).

Akibat longsor yang terjadi Jum’at dini hari lalu mengakibat sebagian dam jalan roboh dan menimpa lantai dua samping Masjid Tauhid, yang posisinya di bawah jalan tersebut serta berpotensi menimbun jalan setapak di bawahnya.

 Di sela-sela goro, Wabup Tanahdatar Zuldafri memberi apresiasi masyarakat yang masih meresapi dan menghargai budaya gotong royong di era yang lebih cenderung individualis dan kurang peduli lingkungan ini. Tua muda membaur dan bekerja penuh semangat membersihkan material longsoran berupa tanah dan batu-batuan.

 “Budaya gotong royong harus hidup di tengah-tengah masyarakat, tidak semua hal harus dihitung secara materil tetapi kepedulian dan kesadaran diri untuk kepentingan bersama menjadi kekuatan yang tidak ternilai harganya,” ujar Zuldafri.

 Terkait dengan perbaikan dam, ucap Zuldafri, pemerintah daerah melalui dinas terkait segera memperbaikinya melalui anggaran pemeliharaan rutin seperti yang disampaikan Kadis PU saat meninjau kemaren karena jika dibiarkan terlalu lama akan membahayakan pengguna jalan dan longsoran semakin melebar.

 Wali Jorong Bonai Tarmidi turut menyampaikan harapannya pemerintah daerah segera memperbaiki dam jalan yang runtuh lebih kurang 25 meter ini. Disampaikan dam ini sebelumnya dibangun secara swadaya oleh masyarakat setempat.

“Harapan masyarakat, dam yang sebelumnya dibangun secara swadaya bisa diperbaiki oleh pemerintah daerah sehingga bersinergi swadaya masyarakat dan bantuan pemerintah daerah,” ujar Tarmidi.

 Untuk keamanan ke depannya, jelas Tarmidi masyarakat juga sepakat untuk menggeser jalan ke arah kanan dam.

“Longsor terjadi akibat intensitas hujan yang cukup tinggi dan resapan air yang tidak teraliri dengan baik, maka kita bersedia membebaskan lahan ke arah tebing sehingga beban dam menjadi berkurang dengan lewatnya kendaraan baik roda dua atau empat,” ujar Tarmidi. (ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional