Menu

Vonis Bebas Ketua AKSSB Sumbar, Kejati Sumbar Segera Ajukan Kasasi

  Dibaca : 103 kali
Vonis Bebas Ketua AKSSB Sumbar, Kejati Sumbar Segera Ajukan Kasasi
Fadlul Azmi, Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Sumbar

PADANG, METRO
Putusan  bebas Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kelas I-A Padang  yang diketuai Leba Max Nandoko terhadap Zainul Rahim (Aim Zein), yang merupakan Ketua Asosiasi Kapal Selancar Sumatera Barat (AKSSB) yang diduga melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik pelapor Rudi Khelces dalam  WhatsApp Group (WAG) AKSSB, mendapat perlawanan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada  Kejati Sumbar.

Menurut, Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati  Sumbar Fadlul Azmi, akan mengajukan memori kasasi atas putusan  PN Padang atas Perkara Pidana nomor 218/Pid.Sus/2020/PN Pdg atas nama Zainul Rahim (Aim Zein).

”Sebelumnya kita menghargai putusan majelis. Akan  tetapi menyikapi putusan bebas itu kita akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung, “ kata Aspidum Fadlul Azmi, Jumat (11/9).

Ia menambahkan, ketentuannya proses waktu 14 hari untuk menyusun memo kasasi. “Kami  sedang disusun setelah putusan hakim keluar. Nanti jaksanya akan menyiapkan,” ujar Fadlul Azmi.

Terpisah, menanggapi hal tersebut, Penasehat Hukum (PH) Aim Zein yakni, Yusak David Pingah  mengatakan, dirinya belum bisa berkomentar tindakan kasasi yang disiapkan pihak Kejati Sumbar. Pasalnya, pihaknya hanya mendampingi Aim Zein sampai ke pengadilan.

“Saya tidak bisa berkomentar. Karena saya hanya mendampingi Bapak Zainul Rahim hanya di Pengadilan. Alhamdulillah itu tidak terbukti ditingkat  Pengadilan dan divonis belau bebas. Terkait jaksa kasasi karena putusan bebas belum ada saya mendapat belum mendapat kabar lebih lanjut dari beliau (Aim Zein red),” ujar David.

Sebelumnya,  Majelis Hakim Pengadilan  Negeri (PN) Padang tanggal 1 September 2020 telah memberikan putusan putusan bebas (Vrijspraak) kepada terdakwa Aim Zein (Zainul Rahim Zein) atas Perkara Pidana Nomor 218/Pid.Sus/2020/PN Pdg dengan tuduhan pencemaran nama baik pelapor Rudi Khelces dan dakwaan Jaksa bahwa Aim Zein telah melanggar Pasal 45 ayat (3) jo Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik. Jo Pasal 310 ayat (2) KUHP, jo Pasal 311 ayat (1) KUHP adalah tidak terbukti.

Sebelumnya, dalam tuntutan JPU  Kejati Sumbar Zainul Rahim ( Aim Zein), yang merupakan Ketua Asosiasi Kapal Selancar Sumatera Barat (AKSSB), dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumbar dengan membayar denda sebesar Rp10 juta dijatuhkan pidana berupa pidana denda sebesar Rp juta, dan subider empat bulan kurungan.

JPU berpendapat terdakwa, melanggar 45 ayat (3) jo pasal 27 ayat (3) Undang-Undang RI Nomor 19 tahun 2016, tentang perubahan atas Undang-Undang RI nomor 11 tahun 2008, tentang informasi dan transaksi elektronik dalam dakwaan kesatu. (cr1)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional