Close

Volume Kendaraan di Terminal Aur Kuning Meningkat

MENINGKAT— Volume jumlah kendaraan beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri di Terminal Aur Kuning mulai meningkat signifikan.

BUKITTINGGI, METRO–Arus mudik sudah mulai terlihat di Terminal Simpang Aur Kota Bukittinggi. Hal itu ditandai dengan mulainya mengalami kenaikan volume kendaraan hing­ga 40 persen. Tidak saja perantau yang bera­sal dari luar provinsi, tetapi juga terpantau warga Sumbar yang pulang ke kampung halamannya.

Kepala Terminal Tipe A (TTA) Simpang Aur Syafrizon di Bukittinggi mengakui,  adanya peningkatan signifikan jumlah kendaraan yang akan membawa pemudik dari Bukittinggi ke daerah asalnya. “Lonjakan produksi kendaraan dan penum­pang sampai hari ini naik sekitar 40 persen, angka ini jauh melampaui tahun sebelumnya karena adanya kelonggaran dari pemerintah,” kata Syafrizon.

Ia mengatakan, penumpang yang mudik sebagian besar menuju daerah luar Provinsi Sumbar namun masih dalam satu Pulau Sumatera. “Tujuan paling banyak ke daerah Kota Medan dan sekitarnya di Sumatera Utara, kemudian Banda Aceh, Bengkulu, Jam­bi dan Palembang serta Riau,” kata Syafrizon.

 Sementara untuk tujuan luar Pulau Sumatera belum terdapat adanya kenaikan berarti di Terminal Simpang Aur yang bersebelahan dengan Pasar Aur Kuning tersebut.

Ia mengatakan, seluruh tujuan keberangkatan itu masih relatif aman dan tertampung dari ketersediaan armada angkutan yang ada. “Untuk semua tujuan masih tertampung oleh kendaraan Reguler, belum ada tambahan angkutan semisal Bus Pariwisata dan Bus umum lainnya,” ujar Syafrizon.

Syafrizon menambahkan, imbauan untuk pengusaha bus agar melengkapi surat kendaraan dan para sopir lebih mengutamakan keselamatan di da­lam perjalanan. “Imbauan ke para penumpang juga agar membeli tiket ke agen resmi, apa lagi sekarang sudah bisa pesan tiket lewat aplikasi jaringan, pengujung terminal agar lebih berhati-hati dengan barang barang bawaannya,” kata Syafrizon.

Petugas TTA Simpang Aur juga terlihat aktif berjaga di lokasi terminal dan melakukan pengumuman berulang kali untuk mener­tibkan pengunjung dan pe­ngendara kendaraan pribadi yang dilarang parkir di dalam terminal. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top