Menu

Viral Video Pengunjung Ramai, tak Patuhi Prokes, Pol PP Panggil Pengelola Restoran Bebek Sawah di kawasan Jalan Patimura

  Dibaca : 284 kali
Viral Video Pengunjung Ramai, tak Patuhi Prokes, Pol PP Panggil Pengelola Restoran Bebek Sawah di kawasan Jalan Patimura
SURAT PANGGILAN— Petugas Satpol PP Kota Padang menyerahkan surat panggilan kepada pengelola Restoran Bebek Sawah, di Jalan Patimura, Minggu (4/7), karena diduga melakukan pelanggaran protokol kesehatan.

TAN MALAKA, METRO–Petugas Satpol PP Kota Padang mendatangi pe­nge­lola salah satu restoran di kawasan Jalan Patimura, Minggu (4/7). Kedatangan petugas penegak perda ini untuk mengecek kebe­na­ran video yang sempat viral di medsos tentan res­toran Bebek Sawah yang tidak mematuhi protokol kesehatan terhadap pe­ngun­jung restoran.

Satpol PP Kota Padang yang dipimpin langsung Kepala Bidang P3D Bam­bang Suprianto, men­je­laskan kepada pengelola usa­ha Bebek Sawah me­nge­nai Perda No. 11 tahun 2005 tentang Trantibum dan Perda No. 01 tahun 2021 tentang Adaptasi Kehi­dupan Baru (AKB).

Tidak hanya itu, penge­lola Restoran Bebek Sawah diberi surat panggilan ke kantor Satpol PP Kota Pa­dang, Senin (8/7).

“Pengelola maupun pe­ngun­jung tempat umum mau­pun restoran, di­minta terus mening­kat­kan ke­disipli­nan penera­pan pro­kes. Jika, mereka abai ter­hadap aturan ter­sebut, kita akan bertindak tegas, kata Bambang,” tegasnya.

Sebelumnya diketahui, Kepala Satpol PP Kota Pa­dang, Alfiadi, membenar­kan ungkapa video emak-emak berdurasi 1 menit 5 detik itu. “Kami lihat dulu, sanksi sesuai aturan. Apa­kah restoran ini sudah per­nah diperingati atau be­lum, kami kan ada data itu, kami lihat nanti,” jelas Alfiadi.

Alfiadi meng­ungkap­kan apabila melanggar pi­hak­nya akan menindak­lanjuti sesuai perda nomor 1 tahun 2021 tentang adap­tasi kebiasaan baru. Sanksi penutupan restoran pun bisa diterapkan.

Untuk diketahui, dalam video yang viral itu, si ibu yang mengenakan hijab hitam ini menyebutkan bahwa dirinya lagi di Res­toran Bebek Sawah. Ia ke­mudian memvideokan kon­­disi di restoran yang ramai pengunjung.

Ibu yang belum jelas identitasnya itu meng­ung­kap­kan bahwa Kota Padang aman dan tidak takut sama corona. Ia pun juga mem­per­tanya­kan kenapa war­ga di Jakarta panik. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional