Close

Vaksinasi Covid-19 di Kota Randang sudah 62,24 Persen

SUNTIK VAKSIN—Seorang warga disuntik vaskin di Kelurahan Padang Tinggi Piliang, MAN 1 Payakumbuh, Kelurahan Labuh Silang.

POLIKO, METRO–Memasuki minggu ke­dua Bulan November, Pemerintah Kota Payakumbuh sudah melaksa­nakan Gebyar Sumatera Barat Sadar Vaksin seba­nyak 4 tahap. Pelaksanaannya tersebar di kantor camat, kantor lurah, pus­kesmas, pesantren, dan sekolah.

Pelaksanaan pada a­khir pekan kemarin di beberapa titik seperti Kelurahan Padang Tinggi Pi­liang, MAN 1 Payakumbuh, Kelurahan Labuh Si­lang (Door To Door) SMAN 4 Payakumbuh, Kelurahan Koto Panjang Dalam, Parik Muko Aia, Kelurahan Pa­dang Alai Bodi, Kelurahan Padang Tangah Payobadar, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kelurahan Si­cincin, Kelurahan Padang Tinggi Piliang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Pesantren Darulilmi, Kelurahan Balai Panjang, Puskemas Padang Karambia, SMP 1, Command Center Polres, dan MTSN 1 Payakumbuh mencapai 1073 orang untuk dosis 1 dan 784 orang untuk dosis 2.

Sehingga, dari pelaksanaan Gebyar Sumbar Sadar Vaksin pada hari itu, berdasarkan data yang diterima media dari Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, persentase capaian vaksinasi Kota Randang sudah memasuki angka 62,24 persen dosis pertama dan 31,92 persen dosis kedua warga berKTP Kota Payakumbuh, se­dikit lagi menuju herd immunity.

Kepala Dinas Kesehatan Dokter Bakhrizal Dt. Tumangguang saat dihubungi media, Jumat (12/11), mengatakan tren vaksinasi sedang naik di te­ngah-tengah masyarakat, mereka sudah memahami manfaat dari vaksin dalam menghadapi wabah Co­vid-19.

“Tentu saja testimoni positif ini hendaknya diteruskan kepada orang-o­rang yang masih belum mau, ataupun yang belum sempat ikut vaksin,” kata Bakhrizal.

Ditambahkan kadis yang akrab disapa Dokter Bek itu, di samping melaksanakan Gebyar Sumbar Sadar Vaksin, Pemko Pa­yakumbuh juga menggelar vaksinasi di beberapa lokasi sesuai permintaan fasilitator vaksinasi, ditambah beberapa tim vaksinator juga turun ke la­pangan door to door mendatangi rumah-rumah war­ga berKTP kota untuk divaksin.

Dokter Bek optimis, target 70 hingga 75 per­sen atau sekitar 100 ribu warga Kota Payakumbuh bisa tercapai hingga akhir November, meski target nasional di bulan November, kekhawatiran Wali Kota Riza Falepi adanya gerakan masif manusia pada saat libur natal dan akhir tahun, sehingga berpotensi adanya klaster baru kasus covid-19 di Kota Payakumbuh.

“Kita sudah zona hijau atau PPKM kita level 1 bersama 3 kota lainnya di Sumbar. Sementara itu, kasus positif Covid-19 beberapa hari ini tidak ada ditemukan dan pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit tidak ada, tentu kita harus pertahankan kondisi baik ini. Jangan sampai kita men­dapatkan penyebaran ge­lombang selanjutnya seperti di Pulau Jawa, apalagi varian delta plus sedang bergentayangan mengancam Indonesia karena bisa kita lihat Malaysia dan Singapura sudah mencatat kasus naik ratusan perhari,” ungkapnya. (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top