Menu

Vaksinasi Booster Bagi Civitas Hospitalia, Ribuan Nakes RSUP M Djamil dan Relawan Disuntik Vaksin Modrena

  Dibaca : 100 kali
Vaksinasi Booster Bagi Civitas Hospitalia, Ribuan Nakes RSUP M Djamil dan Relawan Disuntik Vaksin Modrena
VAKSINASI BOOSTER— RSUP M Djamil menerima 3.900 dosis vaksin dan melakukan vaksinasi booster ketiga bagi seluruh civitas hospitalia, Jumat (30/7). Vaksinasi dilakukan di Poliklinik Rawat Jalan lantai III dan Auditorium lantai IV dan melibatkan sekitar 130 vaksinator.

JATI, METRO–Rumah Sakit Umum Pusat DR M Djamil Padang melakukan penyun­tikan vaksinasi booster ketiga bagi seluruh civitas hospitalia, Jumat (30/7). Sebagaimana diketahui pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menggunakan vaksin jenis Moderna yang ditujukan bagi seluruh tenaga kesehatan.

Pelaksanaan vaksin yang ditar­getkan tuntas satu hari tersebut dilaksanakan di dua tempat, yakni di Poliklinik Rawat Jalan lantai III dan Auditorium lantai IV yang melibatkan sekitar 130 vaksinator.

Mewakili Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Padang, Plh. Direktur Pelayanan Medik, Ke­pera­watan dan Penunjang, Dr. dr. Bes­tari Jaka Budiman, men­­je­­laskan RSUP  me­nerima 3.900 dosis vaksin pada Kamis (29/7) siang dan menargetkan seluruh ka­rya­wan dan relawan tun­tas divaksin dalam satu hari.

“Karena mekanisme pelaksaan vaksin ini sedikit berbeda dengan vaksin sebelumnya, maka kita menargetkan seluruhnya divaksin hari ini, kalau total seluruhnya termasuk dengan relawan kita ber­jum­lah sekitar 4.328 orang,” katanya.

Pihaknya ber­keya­ki­nan, pelaksanaan vaksin akan lebih cepat dibanding vaksin sebelumnya, ka­rena bagi yang sudah di­vak­sin tidak mem­butuhkan waktu lama untuk proses skrining kecuali jika me­mi­liki komorbid (penyakit pe­nyerta).

“Kita akan mencatat secara manual dahulu dan nanti baru secara online, agar target vaksinasi ter­lak­sana dengan cepat dan kualitas vaksin terjaga de­ngan baik,” terangnya.

Ketua Komisariat Da­erah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Sumatera Barat dr. Raveinal, yang juga merupakan dokter Spesialis Penyakit Dalam sub Alergi-Imunologi RSUP M Djamil menjelas­kan, pemberian vaksin booster bagi karyawan sebanyak 0,5 cc yang dibe­ri­kan satu kali.

“Vaksin terdahulu dan sekarang ada pe­rbedaan­nya, vaksin Moderna di­kem­bangkan dengan teknik mRNA, memiliki daya imu­no­genitas yang lebih tinggi daripada vaksin inactiva­ted sebelumnya yang ber­sumber dari virus yang dilemahkan,” terang dr Raveinal.

Terkait efek samping, dikatakannya tidak jauh berbeda dengan vaksin sebelumnya, pada seba­gian orang merasakan pe­gal dan gejala ringan lain­nya.

“Hingga saat ini kita belum menerima kasus yang berat terkait efek dari vaksin, kalaupun ada itu hanya karena adanya pe­nyakit penyerta, kalau ge­jala ringan itu hal yang di­maklumi,” ungkapnya.

Diungkapkan dr Ravei­nal untuk saat ini Sumatera Barat masih menempati urutan terendah pen­ca­paian vaksinasi bagi mas­yarakat sementara untuk kasus terkonfirmasi terus me­ning­kat dan bahkan men­­capai lebih seribuan.

“Jika semuanya yang positif dibawa ke rumah sakit tentu tidak akan ter­tam­pung, untuk itu kepada ma­syarakat tolong untuk di­vaksin di samping tetap menerapkan protokol kese­hatan, jauhkan berita-be­rita hoaks tentang vaksin, kita berserah diri kepada Tuhan dan melakukan vak­sinasi sebagai bentuk ikh­tiar kita,” pungkasnya.

Untuk pelaksaan vaksin booster, dr Firman Arbi mendapatkan dosis vaksin pertama yang menan­da­kan pelaksaan vaksinasi boos­ter bagi seluruh civitas RSUP Dr M Djamil Pa­dang. Ia yang ditemui usai divaksin mengakui tidak merasakan efek apapun.

“Saya yakin vaksinasi ini dapat meningkatkan kekebalan imunitas tu­buh,” ujarnya.

Ia juga mengimbau ke­pada seluruh tenaga ke­sehatan untuk segera di­vak­sinasi ketiga, apalagi un­tuk saat ini virus Covid-19 telah bermutasi lebih kuat dan dibutuhkan imu­nitas kuat, terutama saat menghadapi pasien positif Covid-19 secara langsung dalam memberikan pela­yanan kesehatan bagi ma­syarakat.

“Karena kita ini frontli­ner untuk Nakes jadi kita tentu harusnya lebih terlin­dungi karena langsung berhadapan dengan pa­sien. Tentu seluruh Nakes jangan ragu-ragu sese­gera mungkin melakukan vaksinasi yang ketiga ini,” seru dr Firman Arbi.

Sementara itu, Kar­teri­na Welong, selaku koor­di­nator K3 RSUP Dr M Djamil Padang menjelaskan untuk pelaksanaan vaksinasi ba­gi seluruh karyawan tidak akan mengganggu pela­yanan di rumah sakit verti­kal tersebut.

“Mengingat kami sudah menyediakan sedemikian rupa jadwal bagi unit-unit terkait. Di samping itu un­tuk percepatan, kami juga membagi di dua lokasi dengan jumlah vaksinator mencapai 130 orang,” tutup­nya. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional