Close

Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Tahun 2020, Ketua KONI Sumbar Diperiksa Kejari

PEMANGGILAN—Surat pemanggilan dari Kejari Padang kepada pihak Dispora Padang, mantan Ketua KONI Padang dan bendahara KONI Padang.

PADANG, METRO–Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang me­lakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi dana hibah pada Komite Olah­raga Nasional Indonesia (KONI) Padang tahun anggaran 2020. Dalam proses penye­lidikan tersebut, bebe­rapa orang dilakukan pemanggilan, ter­masuk mantan Ketua KONI Padang.

Dalam surat panggilan Kejari Padang dengan no­mor B.3671/L.3.10/fd/I/09/2021 tertanggal 17 September 2021 itu ditulis bahwa dugaan tindak pidana ko­rupsi terkait dana hibah tahun anggaran 2020. Se­lain mantan Ketua Koni Padang   Agus, Jaksa juga memanggil pihak-pihak dri KONI Padang dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dis­pora) Padang.

Ranu Subroto
Kepala Kejari Padang.

Mereka dipanggil untuk dimintai klarifikasi pada waktu yang berbeda. Per­tama pada hari Senin (20/9) adalah Kepala Bidang Kepemudaan pada Dinas Pemuda dan Olahraga Ko­ta Padang bernama Junal­di, selanjutnya pada hari Selasa (21/9) yang di­pang­gil Ketua KONI Kota Pa­dang Agus Suardi dan Ben­dahara KONI Kota Padang Kennedi.

Kepala Kejari ( Kajari) Padang Ranu Subroto mem­­benarkan informasi ter­sebut. Dia menjelaskan, pemanggilan dilakukan un­tuk meminta klarifikasi se­te­lah pihaknya menerima ada­nya laporan adanya dugaan korupsi dana hibah pada Koni Padang tahun 2020.

“Ada laporan, makanya kita lakukan klarifikasi de­ngan memanggil sejumlah pejabat tersebut,” kata Ranu Subroto yang didam­pingi Kasi Pidana Khusus Kejari Padang Therry Guta­ma, Selasa (21/9).

Namun Ranu menga­takan, pemanggilan ini dilakukan untuk melihat apakah ada unsur tindak pidana melawan hukum dan kerugian keuangan negara atau tidak. “Sejauh ini masih klarifikasi. Belum tahu ada tindak pidana ko­rupsi. Saat ini masih proses penyelidikan,” sebutnya.

Sementara itu, Kasi Pidana Khusus Kejari Pa­dang Therry Gutama me­nambahkan, Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Pa­dang Junaldi dipanggil pa­da Senin (20/9). Lalu Ketua KONI Padang Agus Suardi dan Bendahara KONI Pa­dang Kennedi dipanggil pada Selasa (21/9).

“Penyelidikan masih berjalan. Tidak tertutup kemungkinan ada pihak terkait lain yang akan kita mintai keterangan,” pungkas Kasi Datun Kejari Pasaman itu. (hen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top