Menu

Usut Dugaan Korupsi BUMD PT Sijunjung Sumbar Energi, Kejari Periksa 20 Saksi, Tersangka segera Ditetapkan

  Dibaca : 229 kali
Usut Dugaan Korupsi BUMD PT Sijunjung Sumbar Energi, Kejari Periksa 20 Saksi, Tersangka segera Ditetapkan
KASUS KORUPSI— Kajari Sijunjung, Efendri Eka Saputra memberikan keterangan pers terkait penyidikan kasus dugaan korupsi BUMD PT Sijunjung Sumbar Energi.

SIJUNJUNG, METRO–Kejaksaan Negeri Sijunjung tengah serius mengusut kasus dugaan korupsi terkait penyim­pangan penggunaan dana operasional dan keuangan Perseroda PT Sijunjung Sumbar Energi. Keseriusan itu dibuktikan dengan sudah diperiksanya puluhan orang saksi untuk mencari bukti yang kuat dalam proses pengusutan kasus tersebut.

Hal itu diungkapkan Ke­pala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sijunjung, Efendri Eka Saputra, yang juga didampingi oleh jajaran pejabat di lingkungan Ke­jari Sijunjung kepada war­tawan.

“Hingga kini sudah ada 20 saksi yang dimintai kete­rangan. Kini kami masih menunggu audit dari BPKP, dan selanjutnya peneta­pan tersangka akan dilaku­kan,” tutur Efendri Eka Sa­putra dalam keterangan persnya kepada sejumlah wartawan.

Pengusutan kasus ter­sebut berdasarkan SPRIN­LID dengan nomor; PRINT-270 /L.3.20/Fd.1/04/2021 dan SPRINDIK nomor: PRINR-388/L.3.20/Fd.1/05/2021 yang diterbitkan oleh Ke­jak­saan Negeri Sijunjung.

“Dugaan penyim­pa­ngan penggunaan angga­ran pada BUMD Sijunjung Sumbar Energi tersebut mencapai Rp810 juta yang bersumber dari dana APBD Provinsi Sumbar dan APBD Sijunjung tahun 2019,” jelasnya.

Dikatakan Efendri Eka Saputra, pada kasus ter­sebut disinyalir juga telah terjadi tindakan mark up dan penyelewengan ang­ga­ran secara fiktif.

“Kini kasus tersebut sudah ditingkatkan men­jadi penyidikan dan BAP-nya pun telah disiapkan. Kita juga berkordinasi de­ngan BPKP untuk menghi­tung kerugian negara yang ditimbulkan,” paparnya.

Terkait siapa tersangka dan pihak yang terlibat dalam kasus BUMD itu, pihak kejaksaan belum me­nye­butkan. “Tunggu saja, yang jelas sudah ada keru­gian negara sekitar Rp810 juta. Kalau sudah di BAP nantinya akan tahu siapa tersangkanya,” ucap Kajari Sijunjung.

Para saksi yang dimintai keterangan diantaranya juga berasal dari pihak Pemprov Sumbar dan Pem­kab Sijunjung, karena ka­sus tersebut terkait du­gaan penggunaan ang­ga­ran keuangan BUMD ka­bupaten dan provinsi.

Efendri Eka Saputra me­ne­gaskan bahwa pihak­nya tak segan-segan untuk mengungkap dan me­ngusut kasus tindak pidana korupsi. Seperti halnya dalam pengusutan kasus BUMD Sijunjung Sum­bar Energi yang kini tengah bergulir.

“Bahkan untuk mencari bukti yang kuat, sejumlah pejabat penting ditingkat provinsi dan Pemkab Sijun­jung pun sudah dimintai ke­terangan sebagai saksi,” pungkasnya. (ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional