Menu

Usai ”Digerebek” Andre, Belasan Kafe Disegel Pol PP

  Dibaca : 782 kali
Usai ”Digerebek” Andre, Belasan Kafe Disegel Pol PP
PENyegelAN—Tim Satpol PP Padang, Dinas Perdagangan, Dinas Perizinan, Dinas Sosial, BNN dan tim gabungan SK4, Minggu (29/12) dini hari melakukan penyegelan terhadpa 11 tempat hiburan malam berupa tempat karaoke karena tidak memiliki izin.

ADINEGORO, METRO – Aksi penggerebekan kafe-kafe tak berizin Anggota DPR RI Andre Rosiade bersama Pol PP Padang dan anggota Fraksi Gerindra DPRD Padang pekan lalu ternyata ditindaklanjuti. Belasan kafe ilegal itu saat ini langsung disegel oleh Pemko Padang.

Andre Rosiade yang mendapat kabar penyegelan itu berterima kasih karena aspirasi yang didapatnya dari warga Kota Padang akhirnya dieksekusi oleh Pemko. Katanya, aksi yang dilakukan pekan lalu itu bukanlah untuk unjuk gigi, tapi ingin membuktikan sendiri terkait ramainya kafe tak berizin di Kota Padang yang tetap beroperasi.

“Alhamdulillah, setelah kita gerebek minggu lalu, sekarang Satpol PP dan timnya sudah melakukan penyegelan terhadap tempat karaoke tanpa izin itu,” kata Andre yang dihubungi terpisah.

Andre berharap Pemko Padang konsekuen melakukan penegakkan hukum terhadap kasus tersebut. “Kami melalui Fraksi Gerindra DPRD Padang telah menyerahkan data-data itu ke Pemko Padang. Semoga tidak ada lagi kafe-kafe tanpa izin yang meresahkan dan mengganggu warga setiap harinya di Kota Padang,” sebut Ketua DPD Gerindra Sumbar.

Andre yang juga ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini mengatakan, timnya mendapatkan laporan ada 31 tempat hiburan malam berupa tempat karaoke di Kota Padang, namun hanya 12 yang berizin. Hal itu juga sudah dibuktikannya sendiri ke lapangan dan ternyata terbukti.

“Sementara sisanya 19 lainnya tanpa izin dan ironisnya juga menjual minuman keras tanpa izin. Ini yang kita temukan. Kami sangat menyayangkan kondisi itu karena sudah sejak lama kami mengingatkan. Bahkan, data-data itu juga sudah dibeberkan selama beberapa tahun terakhir. Tapi yang kami dapat, dituduh mencari simpati saja,” kata Andre, anggota Komisi VI DPR RI ini.

Andre pekan lalu menyisiri lokasi kafe-kafe tak berizin itu didampingi Ketua DPRD Padang Syafrial Kani, anggota DPRD Padang dan anggota DPRD Sumbar dari daerah pemilihan Kota Padang. Mereka menemukan tempat karaoke yang tidak berizin dan buka hingga dini hari. Selain itu, Satpol PP Padang juga mengamankan empat wanita malam yang bekerja di tempat hiburan malam itu tanpa memiliki identitas dan sejumlah minuman keras.

“Sangat disayangkan, kita masih menemukan wanita malam, minuman keras dan tempat hiburan malam tanpa izin,” kata Andre di sela-sela penggerebekan di sejumlah titik di Kota Padang waktu itu.

Kemarin, penyegelan itu dilakukan tim Satpol PP Padang, Dinas Perdagangan, Dinas Perizinan, Dinas Sosial, Badan Narkotika Nasional (BNN) dan tim gabungan SK4, Minggu (29/12) dini hari. “Ada 11 tempat hiburan malam berupa tempat karaoke yang kita segel karena tidak memiliki izin,” kata Kasatpol PP Padang, Al Amin.

11 tempat hiburan malam yang disegel itu berada di kawasan Pondok, Kota Padang yaitu Denai Cafe, Pelangi Cafe, JB Cafe, Ampidos Cafe, Cafe Damarus 1, Cafe Start Night, Cafe Kotak-Kotak, Cafe 55, Cafe Mr Brown, Elie Cafe dan Cafe Cindy 1.

Menurut Al Amin, penyegelan dilakukan sampai tempat hiburan malam itu memiliki izin. Jika tidak mengurus izin dan tetap beroperasi, dikatakan Al Amin, pihaknya akan melakukan tindakan pidana ringan (tipiring). “Jika dalam masa penyegelan mereka masih beroperasi, kita akan tindak. Barang-barang mereka akan kita sita dan ditindak pidana ringan,” jelas Al Amin.

Usai penggerebekan, Andre menginstruksikan Fraksi Gerindra DPRD Padang untuk melakukan interpelasi kepada Wali Kota Padang Mahyeldi. Tujuh anggota DPRD Padang setelah itu menandatangani pengusulan interpelasi kepada Wali Kota Padang Mahyeldi. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional