Menu

Usai Apel Pasukan Penegak Perda AKB, Gubernur Beraksi, Beri Sanksi 4 Orang Tidak Pakai Masker di Pasar Raya

  Dibaca : 67 kali
Usai Apel Pasukan Penegak Perda AKB, Gubernur Beraksi, Beri Sanksi 4 Orang Tidak Pakai Masker di Pasar Raya
TURUN KE PASAR— Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Kapolda Sumbar Irjend Pol Toni Harmanto dan Danrem 032 Wirabraja, Brigjen TNI Arief Gajah Mada langsung turun ke Pasar Raya Padang, Sabtu (10/10), menindak warga yang tidak memakai masker dan menerapkan protokol kesehatan.

PADANG, METRO
Usai gelar apel pasukan penegakan Peraturan Daerah (Perda) No 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, Sabtu (10/10), Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno langsung beraksi ke lapangan.
Bersama Forkopimda Sumbar dan OPD terkait,Irwan Prayitno bergerak menuju ke Pasar Raya Padang. Di lokasi tersebut didapatkan pelaku pelanggaran perda sebanyak empat orang yang tidak menggunakan masker.

Hal ini tentunya membuat Irwan Prayitno kesal dan langsung menegur salah satu pelanggar Perda AKB tersebut. “Loh, kok bapak ngak pakai masker. Sekarang kita kan sudah ada aturan untuk selalu memakai masker setiap keluar rumah. Karena bapak telah melanggar perda, bapak harus diberikan sanksi,” tegas Irwan Prayitno yang didampingi Kapolda Sumbar, Irjend Pol Toni Harmanto dan Danrem 032 Wirabraja, Brigjen TNI Arief Gajah Mada.

Atas teguran itu, Satpol PP Provinsi Sumbar langsung menghampiri pelaku pelanggar perda tersebut, dengan mencatat identitasnya sesuai KTP dan dimasukan ke dalam aplikasi SiPelada, yang digunakan untuk mendata masyarakat yang telah melanggar Perda AKB.

Merasa mendapat teguran keras dari Gubernur Sumbar, Si Bapak langsung minta maaf dan siap menerima sanksi berupa membayar denda administrasi sebesar Rp100.000.

Selain itu, terlihat juga pelaku pelanggaran lainnya menerima sanksi kerja social, dengan membersihkan fasilitas umum dengan menggunakan rompi yang bertuliskan “Pelanggar Protokol Kesehatan (Perda No 6 Tahun 2020)”. “Semoga ini tidak terjadi lagi bagi masyarakat lainnya. Sehingga kita semua terlindungi oleh virus corona,” sebut Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno menyampaikan, hari ini Pemprov Sumbar memulai penegakan Perda AKB dengan pendekatan sanksi. Karena sudah dilakukan sosialisasi selama satu minggu, ke masyarakat luas. Untuk sanksi pidana dilakukan oleh tim penegakan terpadu dengan aparat Polisi, TNI, Satpol PP, Jaksa, Hakim dan tim lainnya, yang terlibat langsung dalam tim gabungan penegakan Perda AKB.

Penindakan penegakan Perda AKB ini terus dilakukan sampai kapan pun. Karena virus corona masih terus ada. Pemprov Sumbar tetap lakukan pendekatan secara persuasif dan memberikan edukasi, supaya masyarakat melakukan protokol kesehatan secara kesadaran. “Apabila sudah dilakukan teguran, masih membandel, maka kita berikan sanksi. Kenapa? Karena akibatnya luarbiasa kepada masyarakat,” ujar Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno juga menjelaskan, bagi tempat usaha yang mengundang orang banyak, seperti rumah makan, cafe dan mall atau non perorangan, kalau tidak menyediakan tempat sesuai dengan protokol kesehatan, tempat itu bisa jadi klaster.

“Luarbiasa orang datang berbelanja makan minum dia tidak menyiapkan jarak duduknya, masker dan sebagainya yang diatur sesuai protokol kesehatan.. Ini bisa menjadi klaster, bisa membuat orang banyak yang kena virus corona. Sama saja dia membunuh orang. Makanya perlu penegakkan hukum yang tegas,” imbaunya.

Irwan Prayitno berharap, kepada masyarakat ataupun perorangan dan penanggung jawab kegiatan usaha paham, mengerti dan menerapkan perda ini. “Mudah-mudahan ini bisa dimaksimalkan. Semoga tugas mulia ini bisa dilaksanakan dengan tertib dan patuh seluruh kalangan, dengan penuh harapan tidak ada yang masuk penjara dan sanksi bagi masyarakat,” harap Irwan Prayitno.

Sebelum beraksi, Irwan Prayitno memimpin apel gelar pasukan gabungan Penegakan Perda AKB . Gelar pasukan ini dilaksanakan di lapangan Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (10/10) pagi. Apel tersebut dihadiri unsur Forkopimda Sumbar dan Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumbar.

Irwan Prayitno mengatakan, dengan diadakan apel gabungan ini, maka dimulainya kegiatan penegakan Perda AKB di Sumbar. “Oleh karena itu, saya apresiasi kegiatan ini sebagai formalitas dan simbolis, untuk kita bergerak di lapangan setiap kabupaten kota di Sumbar, untuk mengendalikan Covid-19 di Sumbar,” kata Irwan Prayitno.

Secara aturan perda ini dibuat untuk mewujudkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian penularan Covid-19, dengan melibatkan semua pihak dan peran aktif masyarakat.

“Secara resmi, perda ini sudah satu minggu kami sosialisasikan. Walaupun satu minggu rasanya belum cukup. Oleh karena itu kita akan terus laksanakan sosialisasi ke depan tanpa henti. Namun demikian untuk penegakan disiplinnya tetap kita lakukan dan hari ini kita mulai,” ucap Irwan Prayitno.

Sosialisasi Perda AKB berjalan terus, dikhususkan bagi yang belum terjangkau selama seminggu kemaren tersebut, seperti pemilik restoran, cafe dan juga hotel serta beberapa tempat yang melayani banyak orang untuk ikuti protokol kesehatan. (adv/fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional