Close

Upaya Percepatan Vaksinasi di Kota Solok, Masyarakat Diedukasi Prokes 6M

RAPAT SECARA VIRTUAL— Wali Kota Solok, Zul Elfian mengikuti rapat percepatan vaksinasi Covid19 se-Sumatera Barat yang dilakukan secara virtual, bertempat di E-Gov Monitoring Room Balaikota Solok, Selasa (14/9).

SOLOK, METRO–Berbagai upaya percepatan vaksinasi terus dilakukan. Bahkan untuk mendo­rong upaya tersebut, Wali Kota Solok, Zul Elfian me­ngikuti rapat percepatan vaksinasi Covid19 se-Suma­tera Barat yang dilakukan secara virtual, bertempat di E-Gov Monitoring Room Ba­laikota Solok, Selasa (14/9).

Menurut Zul Elfian memang perlu kesepahaman guna mendorong percepatan vaksinasi. Dan berbagai masukan juga sangat diperlukan agar pelaksanaan dan capaiannya lebih maksimal.

Pada kegiatan tersebut, menghadirkan narasumber dari Departemen Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi FKUI RSUP Persahabatan, Erlina Burhan. Da­lam kegiatan itu menurut Zul Elfian membahas bagaimana menerapkan protokol kesehatan yang sekarang tidak hanya dengan 3M lagi.

Dalam kegiatan itu lanjutnya, kedepan akan diterapkan cara 6M yaitu, memakai mas­ker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, menghindari makan bersama.

Masyarakat diedukasi lagi agar dapat menerapkan protokol kesehatan 6M ini. Vaksinasi upaya untuk mencegah masyarakat terpapar penyakit serta menumbuhkan kekebalan tubuh atau imunitas,” ujar Zul Elfian menyampaikan salah satu poin dalam kegiatan tersebut.

”Kita juga meminta warga untuk tetap menjaga protokol kesehatan meskipun sebagian warga telah men­dapat­kan vaksin Covid-19. Tetap mengenakan masker, cuci tangan, jaga jarak harus tetap dijaga. Jangan lupa tetap menjaga imunitas,” ung­kapnya.

Di sisi lain, Gubernur Su­matera Barat Mahyeldi melaporkan bahwa kasus Co­vid-19 di Sumatera Barat su­dah menurun. “Alhamdulillah kita di Sumbar terjadi penurunan dan angka kesembuhan meningkat serta, angka kematianpun terjadi penurunan dalam situasi saat ini,” ucapnya.

Mahyeldi menegaskan kepada seluruh bupati dan walikota untuk perketat protokol kesehatan dan maksimalkan vaksinasi di Daerah masing-masing.  Semua harus tetap waspada, pro­kes diperketat lagi, sebagian masyarakat masih tampak abai dengan prokes, serta harus maksimalkan vaksinasi.

”Selain patuh terhadap prokes, masyarakat juga diminta tetap berada di rumah untuk menghindari penularan Covid-19. Mereka dapat keluar rumah jika ada keperluan mendesak seperti mem­be­li kebutuhan pokok, ke fasilitas kesehatan dan seba­gainya. Jangan kendor dan abai, harus tetap was­pada daripada penyebaran Covid-19,” pungkas gubernur. (vko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top