Close

Upaya Kota Bukittinggi Tingkatkan Kesejahteraan Pengajar, 930 Guru Non PNS Terima Bantuan Rp500 Ribu Perbulan

bantuan UANG INSENTIF— Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar memberikan bantuan berupa tambahan uang insentif kepada 930 Gurun Non PNS secara simbolis di GOR Bermawi, Jumat (15/7).

BUKITTINGGI, METRO–Pemerintah Kota Bukittinggi terus memberikan perhatian lebih terhadap tenaga pengajar yang berstatus non Pegawai Negeri Sipil (PNS). Perhatian tersebut diberikan oleh Pemko Bukittinggi dengan memberikan bantuan barupa tambahan uamg insentif dengan nilai Rp500 ribu perbulannya.

Hal ini dilakukan untuk mengupayakan peningkatan kesejahteraan para tenaga pengajar di Kota Bukittinggi khususnya non PNS yang menurut data berjumlah sekitar 930 tenaga pengajar yang tersebur dari berbagai jenjang pendidikan.

Bantuan yang diberikan merupakan untuk Triwulan ke-dua dan disampaikan secara simbolis oleh Wali Kota Bukittinggi, didampingi Kepala Disdikbud, Melfi Abra di GOR Bermawi, Jumat (15/7).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bukittinggi Melfi Abra menyebutkan, jumlah guru non PNS untuk tingkat PAUD dan TK adalah sebanyak 355 orang, tingkat SD sebanyak 316 orang, tingkat SMP 169 orang.

”Total secara keseluruhan, Bukittinggi memiliki 930 orang guru non PNS, setiap bulannya, para guru Non PNS ini, diberikan tambahan insentif sebesar Rp 500 ribu,”kata Melfi.

Menurutnya, bantuan diberikan setiap tiga bulan sekali sehingga setiap guru menerima Rp 1,5 juta termasuk pada triwulan II periode April hingga Juni 2022.

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar menyampaikan Pemerintah Kota Bukittinggi terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk para guru Non PNS.

”Setiap bulannya dianggarkan insentif bulanan dan juga tunjangan kesejahteraan, tahun ini setiap guru non PNS menerima Rp 500 ribu per bulan yang kita berikan per triwulan, Insya Allah mulai tahun depan kita naikkan menjadi Rp 600 ribu per bulan,” kata Wako.

Ia mengatakan untuk Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini setiap guru mendapat Rp 1 juta per tahun.

“Insya Allah tahun depan kita naikkan menjadi Rp 1,2 juta, semoga dengan adanya bantuan insentif ini, para guru non PNS dapat meningkatkan kinerja dan semangat kerja di Kota Bukittinggi dalam mewujudkan Bukittinggi sebagai Kota Pendidikan,” kata Erman mengakhiri. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top