Menu

Untuk Pendanaan Terorisme, Densus Mendalami Penyebaran Kotak Amal

  Dibaca : 54 kali
Untuk Pendanaan Terorisme, Densus Mendalami Penyebaran Kotak Amal
JELASKAN—Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dimintai keterangannya oleh wartawan seputar kasus kotak amal untuk jaringan teroris.

JAKARTA, METRO–Penyidik Densus (88) Antiteror Polri masih mengusut jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI) yang ditangkap di beberapa daerah. Densus 88 Antiteror Polri tengah mendalami terkait penyebaran kotak amal di berbagai tempat dan wila­yah yang digunakan untuk pendana­an ­akti­vitas JI.

Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Kombes Aswin Siregar mengatakan dari pemeriksaan awal didapati ada ribuan kotak amal yang sudah disebar di beberapa titik.

Kebanyakan, kata dia, kotak amal disebar di warung makan, supermarket hingga tempat ibadah umat Islam. Menurut dia, kotak amal itu disebar secara acak karena jumlahnya yang mencapai ribuan.

 “Di satu kota atau provinsi bisa 1.000 atau 2.000 kotak. Tempatnya tersebar di mana-mana seperti di warung, supermarket, tempat iba­dah, dan lain-lain,” ujar Aswin kepada wartawan, Senin (23/8).

Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono menambahkan kelompok JI sengaja menempatkan kotak amal tersebut di titik-titik yang dianggap ramai masyara­kat. “Entah itu (masyarakat) yang me­laksanakan kegiatan pembelian ma­kanan atau barang, dia (kotak amal) dipasang di sana yang banyak­ orang lalu lalang,” kata Irjen Argo.

Namun, kebanyakan kotak amal ini diletakkan di warung makan karena sangat mudah dan hanya perlu minta izin ke pemilik saja.

 “Di warung, habis makan, keluar dari warung, kemudian mereka masukkan uang di kotak amal. Jadi, ditempatkan di tempat orang yang sering berlalu lalang,” ujar Argo.

Jenderal bintang dua ini menambahkan tidak ada ciri-ciri spesifik kotak amal yang diduga terkait organisasi terlarang JI tersebut. “Enggak ada nomor registrasi, enggak ada nomor izin juga. Ini di Bojonegoro dipasang, ada di Parung juga, dan lain-lain,” pungkas Irjen Argo Yuwono. (cuy/jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional