Menu

Untuk Ilmu Menghilang, 2 Remaja Bongkar Kuburan

  Dibaca : 522 kali
Untuk Ilmu Menghilang, 2 Remaja Bongkar Kuburan
Dua remaja membongkar makam diamankan di Mapolsek Sikakap.

MENTAWAI, METRO
Gara-gara menuntut ilmu hitam, dua remaja di Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai, nekat membongkar kuburan untuk mencuri salah satu bagian kerangka manusia. Jika berhasil mendapatkannya, keduanya berkeyakinan akan mendapatkan ilmu bisa menghilang.

Namun, aksi nekat kedua remaja berinisial RS (17) dan RE (18) itu tak berjalan mulus. Saat menggali kuburan tersebut, keduanya malah ketakutan melihat tengkorak dan langsung lari pontang panting dari lokasi. Kuburan yang sudah mereka gali pun ditinggal begitu saja.

Keesokan harinya, salah sorang warga yang melihat kuburan itu dibongkar, langsung memberitahukan kepada pihak keluarga pemilik kuburan. Tak terima atas perusakan kuburan itu, pihak keluarga pun langsung melapor ke Polsek Sikakap. Dari hasil penyelidikan, aksi perusakan kuburan itu mengarah kepada kedua remaja RS dan RE, hingga dilakukan penangkapan.

Kapolsek Sikakap AKP Tirto Edhi mengatakan, dari hasil pemeriksaan, kedua remaja RS dan RE melancarkan aksinya pada hari Minggu (20/9). Keduanya sengaja membongkar makam karena ingin mencuri bagian jari kelingking. Itu salah satu syaratnya, mereka harus mendapatkan bagian jari kelingking kerangka orang yang ada di dalam kuburan.

“Pengakuan kedua pelaku, mereka ingin memiliki ilmu menghilang. Rencananya akan mengambil jari kelingking. Keduanya pelaku masih berstatus di bawah umur. Atas perbuatannya, kedua pelaku sudah kita amankan dan selanjutnya diproses sesuai dengan sistem peradilan anak dan UU perlindungan anak,” kata AKP Tirto, Selasa (22/9).

AKP Tirto menjelaskan, terungkapnya kasus pengrusakan makam ini berawal seorang warga yang melihat makam dalam kondisi rusak. Warga tersebut kemudian melaporkan ke pihak keluarga pemilik makam dan selanjutnya dilapor ke Polsek. Setelah didalami, didapatkan keterangan saksi yang melihat kedua pelaku mencuci cangkul.

“Warga curiga terhadap kedua pelaku, lantaran melihat mereka sedang membersihkan cangkul di kolam yang berada di Dusun Muntei Km-08. Setelah itu, warga menanyakan kepada kedua pelaku siapa yang melakukan perusakan makam dan kedua pelaku pun mengakui perbuatannya,” tambah AKP Tirto.

Dijelaskan AKP Tirto, aksi dua remaja yang membongkar makam untuk mengambil jari kelingking, gagal karena ketakutan melihat tengkorak yang ada di dalam makam tersebut. Awalnya, kedua remaja itu telah berniat untuk mencuri bagian jari kelingking jenazah yang akan digunakan untuk ilmu menghilang.

“Aksi kedua remaja itu gagal setelah melihat tengkorak, mereka ketakutan, lalu kabur. Namun, atas aksi kedua remaja itu, makam yang dibongkar mengalami kerusakan, sehingga pihak keluarga tidak menerima perbuatan tersebut dan melaporkannya,” pungkas AKP Tirto. (s)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional