Menu

UMK Padang 2021 Sama dengan 2020

  Dibaca : 938 kali
UMK Padang 2021 Sama dengan 2020
Yunisman, Kepala Dinas Tenaga kerja dan Perindustrian Kota Padang

RASUNA SAID, METRO
Upah Minimum Kota (UMK) Padang tahun 2021 sama dengan UMP yang ditetapkan oleh Pemprov Sumbar. Sementara itu, Pemprov Sumbar menetapkan tidak ada kenaikan UMP tahun 2021.

“UMK Padang, kita ikut peraturan Provinsi Sumatera Barat,” ujar Kepala Dinas Tenaga kerja dan Perindustrian Kota Padang, Yunisman, Senin (2/11).

Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, ditandatangani 31 Oktober 2020 menyatakan UMP tahun 2021 sama dengan tahun 2020.”UMP di Provinsi Sumatera Barat pada 2021 tetap Rp2.484.041 per bulan,” sebut Yunisman.

Sebelumnya, Pemprov Sumbar memutuskan tidak menaikkan UMP 2021. Keputusan itu diambil dengan pertimbangan daerah dan pusat masih dalam proses memulihkan ekonomi yang merosot akibat pandemi Covid-19.

“Ini juga berdasarkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/11/HK.04/X/2020, ini mengatur tentang penetapan upah minimum tahun 2021 pada masa pandemi Covid-19,” sebut Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Minggu (1/11).

Menurut Surat Keputusan Gubernur Sumbar tentang Upah Minimum Provinsi Sumatera Barat Tahun 2021 yang ditandatangani 31 Oktober 2020, upah minimum pekerja di Provinsi Sumatera Barat pada 2021 tetap Rp 2.484.041 per bulan. Gubernur mengatakan bahwa kebijakan mengenai UMP tersebut berlaku mulai 1 Januari 2021.

“Perusahaan yang telah membayar upah minimum lebih tinggi dari UMP yang ditetapkan tetap dipertahankan, tidak boleh turun, dan selanjutnya menggunakan struktur dan skala upah untuk pengupahan di perusahaan,” tandasnya.

Irwan menjelaskan, bahwa kebijakan mengenai UMP dijalankan untuk mendukung keberlangsungan kerja para pekerja/buruh serta keberlangsungan usaha para pengusaha. Dalam surat keputusannya, Gu bernur menyatakan bahwa pandemi Covid-19 telah mempengaruhi kelangsungan usaha dan kemampuan perusahaan memenuhi hak pekerja/buruh, termasuk dalam membayar upah.

“Oleh karena itu, perlu dilakukan penyesuaian terhadap penetapan upah minimum pada situasi pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19,” ungkapnya. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional