Menu

Ular Berkeliaran Meneror Warga Payakumbuh

  Dibaca : 1748 kali
Ular Berkeliaran Meneror Warga Payakumbuh
TANGKAP ULAR— Kasat Pol PP dan Damkar Devitra bersama Tim Rescue melakukan penangkapan ular yang meneror warga.

PAYAKUMBUH, METRO – Geger. Teror ular juga terjadi di Kota Payakumbuh tepatnya di Jalan Ahmad Dahlan, Padang Kaduduak, Kelurahan Tigo Koto Diateh, Kota Payakumbuh. Ular jenis piton atau sanca masuk ke dalam bengkel milik Erawati dan bahkan juga bergelantungan di jemuran kain.

Peristiwa yang membuat Erawati ketakutan itu terjadi Minggu (19/1) sekitar pukul 11.30 WIB. Karena takut, Erawati langsung melaporkan penemuan ular sanca itu kepada Tim Rescue Damkar Kota Payakumbuh untuk menangkapnya. Tidak berselang lama, Tim Rescue regu 2 dipimpin Indra Junaidi langsung menuju lokasi.

Sesampai di lokasi, tim menemukan dua ekor anak ular jenis piton berukuran tiga jari ditemukan dalam bengkel Erawati dan satu di jemuran. Setelah dievakuasi, tim menyisir sekitar bengkel dan menemukan sarang ular dan menemukan beberapa ekor ular yang sedang berada di sarang.

“Di samping bengkel diketahui ada tanah gembur yang sudah bersemak dan tumpukan potongan kayu kelapa yang sudah rapuh serta tumpukan batu. Kita menemukan 21 telor ular piton. Dari 21 telor, 17 telor diantaranya sudah menetas sedangkan empat telor sudah busuk,” sebut Kasat Pol PP dan Damkar Payakumbuh, Devitra didampingi Tim regu 2 Damkar Payakumbuh.

Kemudian tim rescue Damkar Payakumbuh membolak balikan bekas belahan batang pohon kelapa dan tumpukan batu disekitar. Alangkah kagetnya, ternyata tidak hanya ular Jenis Piton yang beranak pinak di lokasi. Tetapi tim juga menemukan dua ekor ular pelangi berukuran besar, satu ekor ular hitam pemangsa tikus, dan juga mengevakuasi enam ekor ular piton.

“Seluruhnya ada sembilan ekor ular yang dievakuasi dalam kondisi hidup ini kemudian dimasukkan dalam karung goni. Sementara, satu ekor anak piton sudah dibunuh oleh masyarakat. Kemudian induk Piton, beberapa hari sebelumnya, telah ditangkap,” ungkapnya.

Saat penangkapan ular berbagai jenis berlangsung, spontan saja menjadi tontonan menarik bagi masyarakat sekitar termasuk anak-anak.”Kami berterimakasih sekali kepada Pemko Payakumbuh, karena kami sangat takut sekali dengan adanya ular Masuk dalam kedai dan bergelantungan di tali jemuran. Sekarang kami merasa tenang dan lega. Mudah mudahan tidak ada lagi,” sebut Era.

Usai mengevakuasi ular, Dt Umpang warga sekitar juga meminta bantuan Tim Rescue Damkar Payakumbuh untuk mengevakuasi sarang Tawon di depan rumahnya. Tim Rescue Damkar juga berhasil menyingkirkan sarang tawon dari depan rumah warga.

“Kita berharap agar warga meningkatkan kebersihan rumah dan kebun dan tidak membiarkan adanya kayu dan batu yang menumpuk yang disukai oleh ular untuk tempat tinggal dan berkembang biak,” pinta Kasat Pol PP dan Damkar Payakumbuh, usai mengevakuasi ular dan sarang tawon dari depan rumah warga. (us)

Editor:
KOMENTAR

1 Komentar

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional