Menu

UKT/Kyu Lemkari Pariaman Sesi ke-2 dan ke-3 Lancar, Tingkatkan Teknik Karate dengan Latihan Rutin

  Dibaca : 89 kali
UKT/Kyu Lemkari Pariaman Sesi ke-2 dan ke-3 Lancar, Tingkatkan Teknik Karate dengan Latihan Rutin
UJIAN KENAIKAN TINGKAT— Lemkari Kabupaten Padangpariaman menggelar Ujian Kenaikan Tingkat/Kyu sesi ke-2 dan ke-3 di Lapangan Kebun Baru Jambak dan Lapangan Futsal Kasang.

PDG.PARIAMAN, METRO–Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) Ka­bupaten Padangpariaman telah menggelar Ujian Ke­naikan Tingkat/Kyu sesi ke-2 dan ke-3 di Lapangan Kebun Baru Jambak dan Lapangan Futsal Kasang, Ahad (29/8/2021)

Ketua Pengcab Lem­kari Kabupaten Padang­pariaman Firman Tanjung SPd mengatakan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk mendukung dan mewujudkan program pe­merintah yaitu mema­sya­rakatkan olahraga dan me­ngolahragakan masya­ra­kat.

“Terutama dalam pem­binaan generasi muda dan sebagai sarana olahraga agar terhindar dari per­buatan dan pengaruh nega­tif serta meningkatkan ke­mampuan teknik dan pe­nge­tahuan teknik karateka Lemkari,” ucap Firman.

“Kami berharap ke­gia­tan ini tentu dapat mem­berikan manfaat banyak dalam memajukan olah­raga, khususnya karate-do ini. Apalagi dimasa pan­demi Covid-19 yang telah mulai mereda tentu ber­manfaat meningkat imun tubuh” lanjut Firman.

Dia menjelaskan, pro­ses pengujian kenaikan tingkatan sabuk ini dike­lompokan sesuai tingkatan sabuknya masing-masing.  “Sabuk putih ujiannya men­dapatkan sabuk ku­ning, sabuk hijau ujiannya mendapatkan sabuk biru. Ujian sabuk hijau berbeda dengan sabuk putih, ini tidak terlalu sulit namum mereka tidak boleh lupa kata dan jurusnya,” ujar Firman.

“Sabuk biru ujiannya mendapatkan sabuk warna cokelat dan cokelat itu u­jian untuk menghilangkan kyu sampai tingkatan DAN 1 yang berarti sabuk cokelat dalam artian Bahasa Indonesia kyu ini adalah ting­katan kebodohan belajar dan itu yang mau dihi­lang­kan menjadi Kyu 1. Apabila dia melaksanakan ujian sedang-sedang saja maka hanya turun 1 kebodohan belajarnya kecuali dia pin­tar maka tinggal 1 kyunya dan kalau dia lolos di bisa kesabuk hitam,” kata Fir­man.

Firman berharap se­mua yang ikut ujian sabuk karate bisa menjadi ka­rateka yang berguna. “Ka­rateka yang baik sudah melewati dua tolak ukur yakni tingkatan ujian sabuk dan kumite (Petarung yang baik yang bisa dipertan­dingkan di kejuaran Karate) semoga semua yang ikut karate bisa menjadi kara­teka yang berguna bagi bangsa dan Negara,” kata Firman.

Sense Repelita menga­wakili Pengprov Lemkari Sumbar mengatakan me­ngaku anak-anak dari ting­katan SD, SMP, SMA sa­mpai Umum dari Padang Pariaman yang mengikuti ujian kenaikan tingkatan sabuk gerakannya sangat bagus.  “Gerakan anak Padang Pariaman sangat bagus tentunya pelatihnya juga bagus. Saya berharap kedepannya harus selalu giat latihan agar menjadi karateka yang baik,” harap Repelita.

Yusri Osra salah se­orang pelatih Dojo SDN 22 Lubuk Alung menjelaskan proses persiapannya me­ngikuti ujian tersebut. “Per­siapannya berupa latihan dasar dan latihan tam­bahan untuk proses ujian kenaikan tingkat sabuk. saya berharap semoga saya para kohai (murid-red) lulus dalam ujian ke­naikan tingkat sabuk ini,” ungkap  Yusri.

Turut hadir dalam Sesi ke-2 dan ke-3 Ujian Ke­naikan Tingkat/Kyu Kabu­paten Padang Pariaman ini sihan  Ferry Suardi selaku Dewan Guru, Yunaldi Al, Wali korong setempat, dan turut menyaksikan ma­syarakat sekitar. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional