Close

Ujian Hari Pertama di Kota Padang , Siswa Enjoy, Tetap Patuhi Prokes

UJIAN HARI PERTAMA— Sejumlah siswa SMP N 21 Padang mengikuti ujian semester ganjil Tahun Ajaran 2021/2022, Senin (6/12). Di hari pertama, siswa harus mengikuti materi ujian pelajaran PKn dan Matematika.

PADANG BASI, METRO–Pelaksanaan ujian semester ganji di SMP N 21 Padang berjalan aman, Senin (6/12). De­ngan pene­ra­pan protokol kesehatan (pro­kes), ujian dibagi tiga sesi sehingga dalam satu kelas tidak terjadi penum­pukan siswa yang ikut ujian.

“Sesuai petunjuk dari Dinas Pendidikan dan Ke­budayaan, yang ikut ujian tatap muka di sekolah yang sudah divaksin. Kalau be­lum disuntik vaksin, ujian­ nya di rumah,” ungkap Kepala SMPN 21 Padang Yan Hendrik, Senin (6/12).

Dijelaskan Yan, di SMP 21, sekitar 80 orang siswa lagi yang belum divaksin. Alasannya bermacam-ma­cam, diantaranya ada siswa yang belum genap berumur 12 tahun dan juga ada siswa yang memiliki penyakit bawaan, sehingga tidak bisa divaksin.

“Ujian sesi pertama untuk siswa kelas IX mulai pukul 07.15 -10.00, selanjutnya peserta kelas VIII pukul 10.20 – 12.00 WIB dan siswa kelas VII pukul 13.00 – 15.20 WIB. Jumlah peserta didik keseluruhan 718 siswa,” ujarnya.

Ia mengatakan, mata pelajaran yang diujikan adalah Matematika dan PKn dan soal berbentuk objektif. Sistem pelaksanaan ujian duduk peserta berjarak antara depan, belakang, kiri dan kanan. Siswa diantar jemput oleh wali murid dan tak diizinkan istirahat keluar main. Intinya peserta harus bekal dari rumah.

“Kita mengimbau kepada peserta didik untuk me­ngerjakan soal yang tersedia dengan teliti dan cermat, supaya hasilnya memuaskan dan kegagalan tidak dialami,” paparnya.

Salah seorang peserta, Bima Satria mengatakan soal yang diberikan jumlahnya 50 untuk PKn dan pertanyaan yang keluar soal tugas eksekutif, yudikatif. “Tema tersebut telah dipelajari sebelumnya. Sedangkan, Matematika jumlah soal 40 butir dan mengenai pembagian, kali dan lain sebagainya.

Sebelumnya, mulai Senin (6/12) peserta didik tingkat SD dan SMP Negeri/Swasta di Kota Padang serentak mengikuti Ujian Semester Ganjil Tahun Ajaran 2021/2022 di sekolah masing-masing. Bagi siswa ting­kat SMP yang belum divaksin, maka pelaksanaan ujian dilaksanakan secara daring (dalam jaringan).

Sedangkan siswa yang sudah divaksin bisa me­ngikuti ujian secara langsung di sekolah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). “Ya, bagi siswa kita yang be­lum disuntik vaksin ujian­nya harus di rumah atau daring. Mereka tidak bisa ujian di sekolah karena belum ada kartu vaksinasi baik itu vaksin dosis satu atau vaksin dosis dua,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang, Habibul Fuadi, Minggu (5/12).

Secara umum bagi siswa yang ujian daring atau online sistemnya sa­ma dengan saat belajar daring. Nanti, setiap siswa akan mendapat materi ujian dari gurunya melalui WA grup masing-masing.

“Ujian akan berlangsung selama sepekan dengan rincian jumlah peserta tingkat SD 65.000 dan SMP 40.000 anak. Bagi anak-anak yang ujian di rumah tentu juga ha­rus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh guru mereka masing-masing,” ujar Habibul, Ming­gu (5/12).

Ia mengatakan, ujian digelar dalam rangka evaluasi dan melihat sejauh mana kemampuan siswa yang selama 6 bulan belakang telah mengikuti proses belajar mengajar dan setelah usai proses ujian diketahui peringkat terbaik atau juara pada penerimaan rapor nantinya.

“Untuk pengawasan pelaksanaan ujian, Disdikbud serahkan ke sekolah penyelenggara masing-masing. Begitu juga aturannya,” ucapnya.

Ia meminta kepada peserta didik untuk mengikuti ujian dengan baik serta fokus belajar di rumah. Agar nilai yang didapat memuaskan dan remedial tak dilakukan. (ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top