Menu

Tuntas Penyaluran Bantuan Tahap I, Agam Salurkan Bantuan untuk Mubaligh dan Guru Mengaji

  Dibaca : 298 kali
Tuntas Penyaluran Bantuan Tahap I, Agam Salurkan Bantuan untuk Mubaligh dan Guru Mengaji
Indra Catri (Bupati Agam)

AGAM, METRO
Bupati Agam, Dr. H. Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah menginstruksikan segera menuntaskan pendistribusian bantuan terhadap masyarakat yang terdampak pandemic Corona Virus Disesase (Covid-19). Menyikapi instruksi tersebut, Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan dan Satgas Penanganan Dampak Ekonomi Covid-19 Kabupaten Agam bergerak cepat mendistribusian bantuan tahap II yang diperuntukkan bagi mubaligh, guru mengaji di TPA/MDA, garin masjid, guru honor, operator di SD/SMP/SMA dan Panti Asuhan.

”Setelah menyelesaikan pendistribusian bantuan bahan pokok tahap I, Pemkab melalui Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan dan Satgas Penanganan Dampak Ekonomi Covid-19 segera menuntaskan pendistribusian bantuan tahap II,” ujar Ketua Harian GTP2 Covid-19 Kabupaten Agam, H. M. Dt. Maruhun, di posko percepatan penanganan Covid-19, Padang Baru Lubuk Basung, Rabu (15/4).

Sebagaimana diketahui, untuk bantuan tahap I, sudah didistribusikan sebanyak 480 ton beras, 11.7 ton sayuran dan 30 ton garam kepada 26.003 kepala keluarga yang terdaftar dalam DTKS. Sedangkan bantuan tahap II ini, dijelaskan lebih lanjut oleh H. M. Dt. Maruhun yang juga sebagai Sekda Kabupaten Agam, diperuntukkan bagi mubaligh, guru mengaji di TPA/MDA, garin mesjid, guru honor, operator di SD/SMP/SMA, dan Panti Asuhan.

”Mengenai pendistribusian bantuan ini, masih sama dengan yang terdahulu, dan ditargetkan selesai menjelang tanggal 16 April ini,” ulas Ketua GTP2 Agam ini.

Dengan didistribusikannya bantuan ini, berarti sebanyak 8.500 KK, lagi dari warga Agam dipastikan sudah aman persediaan berasnya memasuki bulan ramadhan tahun ini.

Bupati Agam, Dr. H. Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah juga mengingatkan pentingnya percepatan pendistribusian bantuan ini untuk menjaga suasana nyaman dan tenang memasuki bulan suci Ramadhan. Tidak dapat dipungkiri dengan mematuhi  protokoler penanganan Covid-19, banyak diantara profesi dan komunitas masyarakat mengalami penurunan dan bahkan ada yang kehilangan penghasilan, seperti para mubaligh, garin mesjid, dan yang lainnya.

”Dengan bantuan yang diberikan ini, setidaknya untuk satu bulan kedepan, para mubaligh, garin mesjid, dan yang lainnya tidak lagi memikirkan ketersediaan beras di rumahnya,” ulas Indra Catri.

Sejalan dengan pendistribusian Tahap II ini, H. M. Dt. Maruhun tetap akan melakukan pemantauan terhadap percepatan verifikasi data yang dilaksanakan oleh Walinagari untuk masyarakat yang mendaftar di luar DTKS.

”Percepatan verifikasi data non DTKS di nagari perlu dilakukan, supaya kita dapat mendistribusikan bantuan tepat waktu dan tepat sasaran. Untuk itu diharapkan kerjasama dari Pemerintah Nagari dan seluruh masyarakat, basamo awak lawan corona.” tutup H. M. Dt. Maruhun. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional