Menu

Tukang Rameh Ngaku Dibisiki Jin

  Dibaca : 1440 kali
Tukang Rameh Ngaku Dibisiki Jin
foto tersangka tukang rameh BKT_dari FB @

DILEPAS– Pelaku tukang rameh akhirnya dilepas aparat kepolisian.

BUKITTINGGI, METRO–Setelah ditahan beberapa hari, polisi akhirnya melepas HM (27), lelaki yang dijuluki tukang rameh dan membuat heboh Bukittinggi karena aksinya. Sebelum dilepas polisi, HM membuat pengakuan mengejutkan. Katanya, dia terdorong berlaku cabul karena merasa selalu dibisiki jin.

Alasan melakukan aksi cabul karena dibisiki makhluk gaib, menurut HM bukan sekadar alasan. Terhitung, sudah lima bulan dia merasa selalu diikuti makhluk halus. ”Selalu ada yang membisiki saya. Semacam jin. Makhluk gaib. Dia, jin itu, mendorong agar saya melakukan perbuatan cabul. Saya tak kuasa melawan dorongan itu,” terang HM saat ditanyai KBO Reskim Polres Bukittinggi Iptu Kalber.

Setiap melihat wanita semok, HM mengatakan, jin yang mengikutinya terus membisiki agar dia berbuat di luar batas. Ketika itulah, kesadarannya hilang dan mengikuti wanita yang jadi target. ”Perbuatan itu bukan kehendak saya, tapi karena kehendak jin itu,” ucap HM yang ditangkap di salah satu bengkel yang ada di Tanah Jua, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB).

Dilanjutkan HM, dia sudah berusaha keras agar jin tersebut tak bisa mempengaruhinya. Bahkan, HM menyebut, dia sudah menjalankan ritual rukiyah. Tapi tetap saja, jin yang katanya merasukinya tetap ada. ”Sudah rukiyah, tapi tetap saja menggoda. Saya dibisiki jin,” ungkap HM.

Sampai sekarang, dikatakan HM dirinya masih di bawah kekuasaan jin. Dia ingin terbebas dari pengaruhi jin yang mengikutinya itu tapi tak bisa. “Saya akan terus mencoba untuk berobat, agar tidak lagi diikuti dan disuruh berbuat cabul. Mungkin banyak yang tak percaya, tapi ini kenyataannya,” tutur HM.

Tak Masuk Diakal
Meski mengaku sudah berkata jujur, namun KBO Reskrim Polres Bukittinggi Iptu Kalber tidak percaya dengan pengakuan HM. Dijelaskan Iptu Kalber, kasus HM tetap akan terus diproses. Berkemungkinan, dia akan dijerat dengan Pasal 281 KUHP tentang Kesusilaan, dengan ancaman hukuman berkisar dua tahun penjara.

”Ucapannya tak masuk diakal dan tak bisa dibuktikan secara hukum. Perbuatannya itu melanggar hukum, jadi kita bicara sesuai aturan yang ada, bukan malah menyerempet ke mistis. Sah-sah saja dia mengaku begitu, tapi tak akan bisa dibuktikan,” ungkap Kalber.

Untuk sementara, petugas tidak melakukan penahanan terhadap HM. Dia dibebaskan. Meski demikian, dia dikenai wajib lapor sekali seminggu. Polisi juga kesulitan melakukan pengembangan karena sejauh ini tidak ada korban yang melapor. ”Memang, HM dilepaskan tapi tetap dikenai wajib lapor. Hal itu dilakukan karena pasal yang dilanggar ancaman hukumannya di bawah dua tahun,” ucap Kalber.

Aksi main rameh yang dilakukan HR memang meresahkan para gadis di Kota Jam Gadang. Dia mengintai perempuan yang berjalan sendiri. Saat lengah berkata kotor dan melakukan perbuatan cabul. Belasan wanita diperkirakan sudah menjadi korban. Para korban kebanyakan melepaskan kekesalannya lewat media sosial. Ada yang mengaku dadanya diremas, diajak berhubungan suami istri, hingga diancam diperkosa.

Di media sosial, banyak perempuan Bukittinggi yang mengaku jadi korban lelaki misterius itu. Awalnya, sang lelaki pura-pura berjalan di belakang sang wanita. Setelah kondisi dirasa aman dan lengang, dia langsung beraksi dengan mengajak korbannya bicara, namun ucapannya kotor. Setelah itu, pelaku dikabarkan nekat meremas bagian pribadi wanita yang mengendarai sepeda sendiri.

Rabu sore, HM dibekuk. Warga Tarok Dipo, Bukittinggi ditangkap pukul 16.15 WIB, HR sedang berada di bengkel cat, kawasan Tangah Jua. Dijelaskan Kalber, penangkapan HR berawal dari informasi seorang korban, yang lewat akun Facebooknya menyebar foto pelaku beserta plat nomor motornya. Tanpa menunggu lama, petugas melacak pemilik motor tersebut. Rupanya motor tersebut atas nama HM. Keberadaannya lalu ditelusuri. Tak butuh waktu lama untuk polisi menangkapnya. (ben/wan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional