Menu

Tukang Ojek Tewas Babak Belur di Ladang Sawit

  Dibaca : 560 kali
Tukang Ojek Tewas Babak Belur di Ladang Sawit
icon pembunuhan

ilustrasi

PADANGPARIAMAN, METRO–Penghasilan pas-pasan, hanya cukup untuk makan dan minum sehari-hari. Namun, risiko yang dihadapi cukup besar dan tidak jarang nyawa pun ikut melayang. Itulah yang dialami tukang ojek di Padangpariaman. Minggu (10/1), Al Japang (30), ditemukan dengan kondisi memprihatinkan di dekat kebun sawit, Simpang Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Ketapiang, Padangpariaman.

Al Japang ditemukan sudah babak belur dan tak sadarkan diri oleh warga setempat, Minggu pagi. Melihat keadaan pemuda itu yang sudah sekarat, warga memutuskan membawa Al ke Puskesmas terdekat. Namun, Allah berkehendak lain, sekitar pukul 14.00 WIB, tukang ojek ini meninggal dunia.

Menurut keterangan warga dan juga rekan seprofesinya, korban diketahui masih sehat walafiat pada Minggu dini hari. Saat itu, korban tengah duduk santai di warung di kampungnya, Kelok Licin Pasar Usang, Kenagarian Sungai Buluah, Kecamatan Batanganai.

Tidak lama kemudian korban meninggalkan warung dan mengantarkan seorang perempuan (belum diketahui indetitasnya). Menurut saksi mata, korban si perempuan meminta diantarkan ke sekitar BIM.

Namun, pagi harinya, korban malah ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di jalan sekitar kebun sawit, Simpang BIM. ”Kuat dugaan, korban habis dipukuli orang tidak dikenal. Sepeda motor tidak ada lagi di lokasi penumuan,” ungkap Kapolres Padangpariaman AKBP Rudi Yulianto didampingi Iptu Nofrizal Chan (Kapolsek Batanganai).

Hasil pemeriksaan aparat kepolisian, belum diketahui apakah korban menjadi korban perampokan atau lainnya. Pasalnya, sepeda motor yang dipakai untuk mengantarkan seorang wanita ke BIM belum diketahui identitas.

”Laporan tentang kematian korban baru diterima Minggu (10/1) pukul 15.00 WIB. Kami masih meminta keterangan warga yang melihat korban terakhir kali, pada Minggu dinihari. Penyebab kematian korban juga menunggu hasil autopsi dari RS Bhayangkara Polda Sumbar.

Sementara itu, Camat Batanganai Erman kepada POSMETRO, mengakui kasus kematian tak wajar salah seorang warganya bernama Al Japang. ”Kasus kematian korban telah ditangani Polsek Batanganai dan Polres Padangpariaman. Polisi saat ini lagi menunggu hasil autopsi jasad korban di RS Bayangkara Polda Sumbar untuk proses penyelidikan,” tambahnya.

Kasus dugaan kekerasan yang dialam tukang ojek bukan pertama kali ini saja terjadi. Karena itu pihak kepolisian meminta agar tukang ojek supaya diperhatikan dan diingat wajah penumpangnya. Apalagi jika si penumpang meminta mengantarkan ke lokasi jauh di malam hari. Sehingga, aparat kepolisian nantinya lebih muda mencari pelaku. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional