Menu

Tukang Galon jadi Predator Anak

  Dibaca : 400 kali
Tukang Galon jadi Predator Anak
PREDATOR ANAK— APR (18), lelaki asal Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota ditangkap polisi karena diduga mencabuli balita, Jumat (19/10) sore.

LIMAPULUH KOTA, METRO – Entah setan apa yang merasuki APR (18), lelaki asal Nagari Mungka, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota. Sehingga dia menjelma menjadi predator anak dan diduga mencabuli anak ingusan, sebut saja Mawar (4), Jumat (19/10) sekitar pukul 15.30 WIB.

Perbuatan APR dilakukannya di belakang sebuah rumah tidak jauh dari rumah orang tua Mawar. Meski rumah itu berada di pinggir jalan, namun siang itu kondisi sekitar rumah tampak sepi dari aktivitas manusia. Kesempatan itu dipergunakan APR untuk mencabuli Mawar.

Beruntung, aksi APR cepat diketahui orang tua Mawar. Siang itu, orang tua Mawar, tertidur di dalam rumah. Sementara Mawar dan kakaknya bermain di depan rumah. Pelaku APR lewat di depan rumah Mawar dengan mengendarai becak yang dipergunakan pelaku untuk mengantarkan air galon.

Tanpa babibu, APR membawa Mawar menggunakan becak. Setelah agak jauh dari rumah orang tua Mawar, APR membawa bocah ingusan itu ke belakang sebuah rumah. Di situlah APR mulai melancarkan aksi bejatnya. Namun tidak sempat berhubungan badan.

Perbuatan itu diketahui orang tua Mawar, ketika bangun dari tidur karena mendengar HPnya berdering. Dia bertanya kepada kakak Mawar yang sama bermain dengannya tadi. Kakak Mawar menyebut jika Mawar dibawa oleh APR.

Kaget alang kepalang, mengetahui anak tercintanya dibawa APR, kemudian mereka mencarinya. Tidak beberapa lama, meeka melihat becak yang digunakan APR terparkir di pinggir jalan. Namun, APR dan anaknya Mawar tidak terlihat sama sekali.

Tidak beberapa lama, keluar APR dari belakang rumah bersama Mawar. “Ang panga an anak den?” tanya nya. “Ndak ado den panga an doh,” jawab APR.

Tak puas dengan jawaban pelaku, orang tua Mawar kemudian bertanya kepada MMawar. Alangkah kagetnya orang tunya saat mendengar cerita dari Mawar, dimana APR mencabulinya.

Tidak terima anaknya dilecehkan, orang tua Mawar dan masyarakat yang ada dilokasi kejadian mengamankan APR. Polisi yang mendapat kabar jika ada seorang pemuda diamankan masyarakat lansung datang ke lokasi dan menangkap APR.

”Kita menangkap pelaku dengan Sprin Kap Sp.Kap /09/X/2018, 19 Oktober 2018. Dalam perkara perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur. Pelaku kita amankan ke Polsek Guguak, karena sebelumnya pelaku diamankan masyarakat setempat dan orang tua korban,” jelas Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Haris Hadis, melalui Kapolsek Guguak, Iptu M Arvi, kemarin.

Disampaikan M Arvi, dari pengakuan APR dimana dirinya tidak sekali ini saja melakukan aksi pencabulan terhadap anak-anak. “Dari pengakuannya kepada penyidik, pelaku ini sudah melakukan perbuatan pencabulan kepada 5 korban. Hanya yang melapor baru satu korban. Jadi kita imbau kepada masyarakat yang merasa anaknya menjadi korban untuk melapor,” sebut Kapolsek.

Pelaku juga mengakui jika dirinya dulu juga pernah jadi korban sodomi. Sehingga perilaku yang sama juga dilakukannya. “Dia mengaku pernah disodomi. Kemudian dia juga mengakui pernah melakukan perbuatan sodomi kepada beberapa orang anak. Maka kita meminta jika ada masyarakat yang anaknya menjadi korban perbuatan pelaku, silahkan melapor,” ajak Kapolsek. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional