Close

Tujuh Fraksi DPRD Agam Setujui Ranperda,  Pengelolaan Pasar Diharap Lebih Optimal

PENGESAHAN— DPRD Agam menandatangani pengesahan Ranperda tentang Perubahan Perda No.1/2024 tentang Pengelolaan Pasar yang disetujui 7 Fraksi.

AGAM, METRO–Seluruh fraksi di DPRD Agam secara umum menye­tujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Perda No.1/2024 tentang Pengelolaan Pasar. Hal ini terungkap dalam Ra­pat Paripurna DPRD Agam, dengan agenda penyam­paian pendapat akhir se­luruh (Tujuh) fraksi di aula utama DPRD Agam, Senin (31/5).

Sehingga ke-7 fraksi yang menyatakan, sikap setuju tersebut Fraksi Gerindra, Fraksi PKS, Fraksi Demokrat Nasdem Fraksi PAN, Fraksi Golkar, Fraksi PPP dan Fraksi PBB Hanura Berkarya.

Agenda penting itu juga dihadiri Wakil Bupati Agam Irwan Fikri SH, sejumlah pim­pinan DPRD, anggota DPRD, unsur Forkopimda Plus serta OPD di lingkungan Pemkab Agam.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Agam Irwan Fikri SH mengucapkan terima kasih dan penghargaan tinggi atas kontribusi pemikiran anggota DPRD selama proses ber­langsung. “Dengan disetu­juinya perubahan Perda ten­tang pengelolaan pasar ini, maka dengan demikian kita sudah memiliki produk hu­kum daerah yang menjadi payung hukum lebih kuat terhadap pengelolaan pa­sar,” ujar wakil bupati.

Tujuan adanya peru­ba­han Perda tersebut, jelas wabup, untuk melaksanakan pelayanan umum dan pe­ngelolaan pasar, membina pedagang pasar, ikut men­ciptakan stabilitas harga ser­ta kelancaran distribusi ba­rang dan jasa di pasar, ber­dasarkan tata kelola peru­sahaan yang baik.

Dengan ketentuan pasal 9 ayat (2) Peraturan Daerah Kabupaten Agam No.2/2020, tentang pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD), maka perlu penyelarasan tentang penghapusan dan penetapan status BMD untuk Pasar An­tokan Lubuk Basung, Pasar Desa Agropolitan oleh kepala daerah.

Maka, jelas wabup, peru­bahan atas Perda No.1 /2014 tentang pengelolaan pasar yang substansi utamanya adalah penghapusan status Pasar Sri Antokan Lubuk Basung dan Pasar Desa Agro­politan Ampek Angkek. “Pada Pasar Sri Antokan Lubuk Basung sesuai hasil kese­pakatan bersama KAN Lubuk Basung, untuk dibangun sa­rana prasarana perkotaan dalam bentuk terminal. Se­dangkan Pasar Desa Agro­politan akan diarahkan untuk pemberdayaan usaha eko­nomi rakyat,” ujar wabup. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top