Close

Truk Terbakar, Sopir Tewas Terhimpit

fuso nyungsep ke sungai
Truk fuso BK 8237 EC bermuatan ban, masuk ke dalam sungai di Padanglaweh, Kenagarian Ganggo Hilir, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, belum dievakuasi. Sopir truk tewas di tempat akibat terhimpit.

PASAMAN, METRO–Turunan maut di jalan umum Padanglaweh, Kenagarian Ganggo Hilir, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, merenggut nyawa sopir truk yang membawa muatan ban dari Kota Medan. Kuat dugaan, sopir tak bisa mengendalikan laju kendaraan saat melewati turunan.

Akibatnya, truk fuso BK 8237 EC oleng dan masuk ke dalam sungai, Kamis (17/12) malam, sekitar pukul 23.00 WIB.
Sopir truk tewas ditempat akibat terhimpit. Sementara, kernet sekarat. Tak hanya itu, truk bermuatan ban bekas itu terbakar seketika.

Kasat Lantas Polres Pasaman Iptu Fion Joni Hayes mengatakan, truk nahas itu diduga hilang kendali karena rem blong. Peristiwa itu terjadi di turunan Ganggohilia, Kecamatan Bonjol. Mengakibatkan, sopir truk fuso tersebut tewas di tempat.

“Sopir tewas di tempat. Selain terhimpit, ia menderita luka berat di sekujur tubuhnya. Itu murni kecelakaan tunggal,” terang Fion.

Sopir diketahui bernama Miskun (48), warga Desa Timbang Deli, Kecamatan Galang Lubuk Pakam. Korban mengalami luka robek pada kaki kanan, paha kiri dan perut kanan memar akibat benturan. Sementara, kernet truk, Suheri (43), kawan sekampung Miskun, juga ikut menjadi korban dalam kecelakaan tunggal itu. Akan tetapi, nasib Suheri berkata lain. Ia selamat dari maut.

”Suheri hanya mengalami luka robek pada telapak kaki kanan, tumit kaki kiri dan patah tulang. Kini, dia dirawat di RSUD Lubuk Sikaping,” ujarnya.
Iptu Fion menjelaskan, sebelum terjadi kecelakaan, truk yang dikemudikan Miskun melaju dari arah Bukittinggi ke Bonjol, Kabupaten Pasaman. Mereka membawa ban untuk diantar menuju Kota Medan.

Pada saat melewati turunan tajam diduga rem tidak berfungsi sama sekali, sehingga truk yang melaju kencang tidak terkendali dan melebar ke kanan, hingga menghantam pagar jalan. Tak sampai di sana, saat sang sopir mencoba membawa arah truk ke kiri, tiba-tiba truk oleng dan terjun ke sungai yang ada di sisi jembatan jalan.

”Saat itu juga, percikan api yang belum diketahui sumbernya membakar seluruh ban yang diangkut. Begitu juga dengan beberapa bagian mobil lainnya,” tegas Iptu Fion.

Dugaan sementara, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian materil sekitar Rp50 juta. “Kami bakal mengevaluasi dan menyelidiki lebih jauh. Hasilnya bakal dikabari, kenapa muatan truk itu bisa tiba-tiba terbakar,” tutup Iptu Fion.

Hingga Jumat kemarin, bangkai truk masih berada didasar sungai, belum dilakukan evakuasi. Petugas Satlantas telah melakukan police line di lokasi kejadian. (y)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top