Menu

Trotoar dan Badan Jalan Dikuasai PKL

  Dibaca : 479 kali
Trotoar dan Badan Jalan Dikuasai PKL
TERTIBKAN PKL— Personel Satpol PP menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar dan badan jalan.

TAN MALAKA, METRO
Usai berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), personel Satpol PP gencar turun ke lapangan untuk melakukan mengembalikan fungsi trotoar sesuai dengan semestinya. Beberapa titik trotoar yang ada di Kota Padang, disterilkan dari para pedagang kaki lima (PKL) dan kendaraan yang parkir.

Penertiban ini dilakukan sebagai bentuk tindakan akibat banyak laporan dari masyarakat yang mengeluhkan kondisi trotoar yang sudah bagus, namun disalahgunakan. Pasalnya para pejalan kaki jadi terganggu ketika berjalan di trotoar tersebut.

Kepala Satpol PP Kota Padang, Alfiadi mengatakan, adapun lokasi-lokasi yang menjadi tempat penyisiran antara lain Jalan Khatib Sulaiman, Jalan Veteran, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Sawahan, dan Jalan Proklamasi.

Hasilnya terang Alfiadi, hampir rata-rata seluruh trotoar digunakan untuk parkir kendaraan roda empat hingga roda dua serta belasan PKL. Pihaknya sudah mengimbau agar tidak menggunakan dan menyalahi fungsi trotoar.

“Selain itu, kami juga melakukan penertiban iklan pohon serta melakukan pengawasan dan penjagaan perempatan lampu merah dan u-turn (putar balik arah) untuk mengantisipasi agar tidak ada lagi anak jalanan (anjal), gepeng, pengemis dan Pak Ogah,” tukasnya.

Selama penertiban berlangsung, tidak ada gesekan yang terjadi antara petugas Satpol PP dengan para pedagang dan pengendara. Untuk sementara terang Alfiadi, pihaknya hanya melakukan teguran secara persuasif serta humanis kepada masyarakat yang melanggar.

“Belum ada tindakan tegas yang kami berikan, ke depan jika masih juga melanggar, orang yang sudah kita ingatkan tentu akan kita berikan tindakan tegas. Kita akan laksanakan penertiban bersama tim gabungan seperti Dishub, Kepolisian dan TNI sebagai tiga pilar dalam menjaga ketertiban daerah,” ujarnya.

Ia berharap ke depan, trotoar yang sudah indah tertata rapi, tidak lagi digunakan oleh PKL maupun untuk parkir kendaraan. Sehingga trotoar bisa kembali pada fungsi semula yakni tempat penjalan kaki.

Kemacetan di Jati
Sementara itu, antisipasi kemacetan di Jalan Perintis Kemerdekaan, PKL kembali ditata oleh petugas Satpol PP. Jalan Perintis Kemerdekaan yang berada di Jati tersebut, termasuk jalan utama dan sering terjadi kemacetan hampir setiap hari terjadi. Hal ini juga diduga dipicu oleh PKL yang memakai badan jalan dari kedua sisi jalur.

Dalam rangka mengatasi kemacetan di ruas jalan tersebut, Satpol PP berkoordinasi dengan pihak kelurahan serta pihak lainnya. Hal ini untuk mengantisipasi bagaimana agar kendaraan yang melintas di jalur tersebut lancar serta PKL tidak memakai kedua sisi badan jalan.

“Terkait persoalan ini, Satpol PP telah berkoordinasi dengan pihak terkait dan menurunkan personel,” tandas Alfiadi.

Puluhan personel terlihat turun ke lokasi, lapak pedagang yang biasa menempati trotoar arah timur dipindahkan ke belakang trotoar bagian barat jalan. Hal ini dilakukan agar kedua sisi jalan tidak ditempati pedagang yang membuat jalan sempit dan memicu kemacetan.

Selain itu terang Alfiadi, kepada masyarakat yang melintas dengan kendaraan di kawasan tersebut agar sama-sama menjaga ketertiban umum dengan tidak parkir memakai badan jalan membuat akses jalan sempit.

“Mari bersama-sama kita jaga ketertiban di seluruh wilayah kota Padang sehingga hidup rukun tentram lebih bisa dirasakan, terutama tentang fungsi fasilitas umum jangan sampai mementingkan kepentingan pribadi. Selain pengawasan dari petugas, tentu kerja sama dari masyarakat juga diharapkan,” harapnya. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional