Menu

Tren Penurunan Kasus Positif Covid-19 Cukup Menggembirakan di Kabupaten A­gam

  Dibaca : 81 kali
Tren Penurunan Kasus Positif Covid-19 Cukup Menggembirakan di Kabupaten A­gam
Jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Agam terus memperlihatkan tren penurunan dalam lima hari belakangan.

AGAM, METRO–Jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten A­gam terus memper­lihat­kan tren penurunan dalam lima hari belakangan. Ter­baru dilaporkan angkanya kembali berkurang 72 ka­sus, Rabu (18/8).

Kadis  Kesehatan Ka­bu­paten Agam, dr Hendri Rusdian menyebutkan, pe­­ngurangan kasus aktif ter­sebut menyusul de­ngan tingginya angka ke­sem­buhan. Jumlahnya ham­pir seribuan lebih ka­sus se­lama lima hari te­r­akhir.

“Terhitung sejak Sabtu-Rabu, pasien Covid-19 sem­buh di Agam men­capai 954 orang. Data ter­baru dinyatakan 72 pasien sembuh dan 3 kasus me­ninggal dunia,” ujar dr Hen­dri.

Dijelaskan lebih lanjut, Kabupaten Agam men­capai rekor kesembuhan tertinggi di akhir pekan lalu dengan catatan 406 kasus. Beberapa hari sebelumnya pasien sembuh juga ber­tambah 334 orang. Tren perbaikan kasus aktif itu terus berlanjut pada awal pekan dengan catatan ke­sembuhan 118 kasus, di­susul kemarin 89 kasus.

Saat ini kata Hendri, tingkat kesembuhan Co­vid-19 di Agam sudah men­capai angka 87,39 persen. Jumlah kasus aktif tersisa tercatat 710 kasus lagi. Mereka, 28 pasien dalam perawatan di rumah sakit dan 682 orang menjalani isolasi mandiri.

“Hingga kini, total ke­sembuhan sudah 6.191 ka­sus. Sedang kasus ter­kon­firmasi sebanyak 7.086 ka­sus menyusul adanya pe­nambahan paparan ba­ru se­banyak 30 kasus hari ini,” tutur dr Hendri.

Meski tren positivity rate Covid-19 di Agam mengalami penurunan da­lam beberapa hari terakhir, pihaknya meminta agar masyarakat tidak buru-buru menyimpulkan Covid-19 sudah terkendali.

Masyarakat ju­ga di­ingat­kan a­gar te­tap ber­­hati-hati dalam me­­nyi­kapi per­­baikan pe­­ngen­da­lian wa­bah ter­se­but. Ja­ngan sampai le­ng­ah dan me­micu kem­bali ke­naikan ka­sus.

“Walaupun pe­nam­ba­han kasus Co­vid-19 me­nunjukkan se­buah tren penurunan, ma­syarakat tetap di­min­ta untuk mene­rapkan pro­tokol kesehatan se­cara ketat dan tidak le­ng­ah,” ujar dr Hendri. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional