Menu

Transaksi Ekstasi, Pengedar dan Pembeli Diringkus, Akui Barang dari Pekanbaru

  Dibaca : 783 kali
Transaksi Ekstasi, Pengedar dan Pembeli Diringkus, Akui Barang dari Pekanbaru
EKSTASI— Dua orang pengedar serta satu orang pembeli diringkus polisi Bukittinggi saat sedang bertransaksi ekstasi, Kamis (10/6) sore.

BUKITTINGGI, METRO–Pupus sudah harapan RPK (24) warga jalan Soekarno Hatta Kota Bukittinggi dan KS (23) warga Sarilamak Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah dari hasil penjualan narkoba jenis il ekstasi.

Keduanya diciduk Satresnarkoba Polres Bukittinggi saat sedang asyik melakukan transaksi jual beli narkoba dengan YA (34) warga Padang Gamuak Kota Bukittinggi, Kamis (10/6) sekitar pukul 17.00 WIB di sebuah rumah di jalan Soekarno Hatta Kota Bukittinggi. Ketiganya langsung digiring ke Polres Bukittinggi untuk diproses hukum.

Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara, melalui Kasat Narkoba AKP Alexi Abdillah membenarkan peristiwa tersebut. “Penangkapan 2 orang pengedar dengan satu pembeli ini berdasarkan informasi dari masyarakat yang curiga dengan gelagat ke tiga orang ini. Merasa resah, maka warga melaporkan peristiwa tersebut,”ujar Alexi Abdillah.

Satnarkoba yang mendapatkan laporan tersebut, langsung bergerak cepat dengan mendatangi lokasi yang diinformasikan warga tersebut. Sesampai di lokasi, jajaran opsnal memang melihat ketiga orang ini.

“Tidak mau gegabah, strategi pun langsung diatur agar saat penangkapan ketiganya tidak bisa kabur. Setelah semuanya matang maka langsung dilakukan penggerebekan,”sebut Alexi Abdillah.

Dari hasil penggerebekan, jajaran opsnal berhasil mengamankan ketiga orang ini. Usai diamankan lalu dilakukan penggeledahan ketiga orang ini dan berhasil menemukan  30 butir Pil Ekstasi warna kuning yang terbungkus plastik bening di tangan RPK

”Usai menemukan barang bukti jenis narkoba. interogasi lapangan pun dilakukan dan menghasilkan keterangan bahwa tersangka RKP dan KS ini merupakan pengedar narkoba jenis pil ekstasi yang akan menjual barang haramnya tersebut ke YA sebanyak sebanyak 5 butir seharga 1 butirnya Rp 200 ribu. Namun belum sempat melakukan transaksi mereka keburu ditangkap polisi,”umgkap Kasat.

Dari hasil keterangan tersangka RKP ini, pil ekstasi ia beli dari rekannya sesama hobi balap motor di Kota Pekanbaru sebanyak 50 butir baru-baru ini.

“Pil Ekstasi tersebut ia jemput ke Kota Pekan Baru bersama KS yang rencananya akan digunakan sendiri serta diedarkan di Kota Bukittinggi. Namun belum sempat jualan ya tersebut habis ia sudah berurusan dengan pihak yang berwajib,”terangnya.

Aleyxi Aubedillah, menambahkan untuk kasus ini masih dalam tahap penggembangan. Pihak po lisi tidak seutuhnya percaya dengan keterangan pelaku, dan akan mencoba menggali lebih dalam tentang bisnis haram mereka ini.

”Mana tahu dari pengembangan kasus ini kita bisa mengungkap jaringan yang lebih besar dan menangkap para pelakunya, sebab pelaku RKP dan KS ini juga mengkonsumsi narkoba jenis pil ekstasi, jadi sebagai bahan untuk kita akhirnya,”tutupnya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional