Menu

Tragedi Mina, dan Cobaan Haji 1436 H

  Dibaca : 617 kali
Tragedi Mina, dan Cobaan Haji 1436 H
Ketua DPC PPP Kota Solok Herdiyulis, perwakilan Audy Joinaldy yang menyerahkan bantuan APD untuk Tagana Kota Solok.

tragedi mina
MEKKAH, METRO–Musim haji tahun ini belum berhenti lepas dari jalan penuh cobaan. Belum tuntas investigasi insiden jatuhnya crane di Masjidil Aqsa, terbakarnya hotel, rubuhnya tenda jamaah, kini datang lagi berita memilukan dari Makkah.

Setidaknya 220 orang dilaporkan tewas saat menjalani ritual haji di Mina, Kamis (24/9).

Dilansir dari Aljazeera, tragedi ini terjadi karena jamaah sudah sangat berdesak-desakan di cuaca panas. Karena hal itu, banyak jemaah yang tak kuat dan jatuh, terinjak-injak dan meninggal.

Pihak pertahanan sipil Arab Saudi menyebutkan, jumlah korban tewas sangat mungkin bertambah.

Sementara jumlah korban luka sudah mencapai 400 orang. “Saat ini sedang dilakukan evakuasi,” ujar aparat setempat.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Armanata Nasir mengatakan, musibah di Mina terjadi di jalan menuju tempat lontar jumrah.

Awal kejadian karena ada sekelompok jemaah yang tiba-tiba berhenti, sehingga terjadi penumpukan dan desak-desakan.

“Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.00 waktu setempat. Sebagian besar korban adalah jemaah dari Mesir dan Afrika,” katanya melalui pesan singkat, Kamis (24/9).

Menurut dia, jalur menuju lokasi lempar jumroh, tempat insiden terjadi, bukan jalur yang biasa dilewati jemaah asal Indonesia.

Tata mengatakan, sampai saat ini ada satu WNI yang menjadi korban jiwa akibat peristiwa itu. “Konjen RI Jeddah dan KUAI Riyadh ada di lokasi dan akan bantu cek rumah sakit Mina untuk mengetahui ada tidaknya korban WNI lainnya,” ungkapnya.

Tata menyatakan, musibah di Mina menyebabkan ratusan korban jiwa. “Saat ini korban diperkirakan 320 orang meninggal dan 300 luka-luka. Angka ini masih bisa berubah,” ujarnya.

Wakil Duta Besar RI untuk Arab Saudi Sunarko memastikan, sebagian besar jamaah haji yang menjadi korban tragedi saat jumrah di Tanah Suci adalah jamaah asal Mesir dan Afrika.

Hingga petang ini, belum ditemukan jamaah asal Indonesia yang tewas.  “Sebagian besar korban adalah jamaah dari Mesir dan Afrika,” ujar Sunarko dalam keterangan tertulis. (gil/sam/jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional