Menu

TPS Unik, Bernuansa Budaya Tiga Etnis

  Dibaca : 118 kali
TPS Unik, Bernuansa Budaya Tiga Etnis
TIGA JENIS PAKAIAN— Para panitia pemungutan suara di TPS 02 Kelurahan Belakang Pondok melayani pemilih dengan menggunakan tiga jenis pakaian khas, yakni Minang, India, dan Tionghoa.

PONDOK, METRO – Ada banyak cara yang dilakukan panitia pemungutan suara untuk menarik antusiasme dan partisipasi masyarakat dalam setiap momen pemilu yang digelar. salah satunya dengan membuat Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang unik dengan berbagai tema.

Dibuatnya TPS unik menjadi salah satu cara yang terbukti dapat meningkatkan minat warga agar mau datang ke TPS dan memberikan hak suaranya. Salah satunya, terdapat di 02 yang berlokasi di Kelurahan Belakang Pondok, Kecamatan Padang Selatan.

Para petugas melayani pemilih dengan menggunakan tiga jenis pakaian khas, yakni Minang, India, dan Tionghoa. Hal tersebut, menggambarkan kerukunan antar golongan masyarakat dari etnis Tionghoa, India, dan Minangkabau yang di sana.

Suasana di lingkungan TPS yang direkorasi semenarik mungkin. Terlihat mulai dari pintu masuk TPS hingga di dalam TPS dihiasi seunik mungkin. Seperti adanya puluhan lampion di dalam TPS yang menjadi ciri khas etnis Tionghoa.

Selain itu, dari para petugas KPPS juga mengunakan pakaian khas masing-masing tiga etnis tersebut. Sebut saja seperti pakaian khas etnis India khusus perempuan bernama pakaian sari dan pakaian oriental khas Thionghoa.

Untuk pakaian khas Minangkabau, petugas KPPA mengunakan pakaian baju adat Koto Gadang. Hal ini dilakukan untuk melirik bagi para pemilih untuk mengunakan hak suaranya.

Lurah Belakang Pondok, Aidil Zulhani, mengatakan tema TPS ini sengaja diangkat karena sesuai keberagaman masyarakat yang bermukim di wilayah tersebut. Keunikan dari TPS tersebut diharapkan dapat menarik masyarakat untuk berbondong-bondong datang ke TPS menggunakan hak pilihnya

“Kita mengajak warga untuk meramaikan TPS. Ini salah satu cara menunjukkan bahwa kita beragam. Keunikan TPS 02 tersebut dilakukan sebagai salah satu mempertegas keberagaman budaya di Indonesia,” kata Aidil.

Aidil menjelaskan di wilayahnya berpenduduk sebanyak kurang lebih 1.400 masyarakat yang diantaranya terdiri dari 60 persen etnis Tionghoa, 30 persen Minangkabau, dan 10 persen India, yang selalu hidup rukun berdampingan meskipun beragam etnis.

“Kami mengangkat tema pemilih aman dan damai dalam mewujudkan Bhinneka Tunggal Ika. Sesuai semboyan meski berbeda tapi tetap satu. Ini konsep juga meningkatkan jumlah pemilih,” ungkap Aidil.

Seperti diketahui di TPS 02 ini jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) berjumlah 290 pemilih. Selain itu juga terdapat tiga orang pemilih pindahan. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional