Menu

Tower Maut, Arif Tewas Menegang

  Dibaca : 742 kali
Tower Maut, Arif Tewas Menegang
EVAKUASI— Petugas Basarnas mengevakuasi jasad korban Arif (23) yang tewas tergantung di tower akibat kesetrum saat bekerja.

PADANG, METRO
Nasib naas dialami pekerja bernama Arif (23) asal Kabupaten Kepulauan Mentawai ini. Ia tewas tergantung dengan posisi kepala ke bawah akibat tersengat listrik ketika mengganti baterai tower di kawasan Jalan Ujung Tanah, Kecamatan Lubuk Begalung, Senin (20/7) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kontan saja, kejadian itu membuat warga yang berada di sekitar lokasi dibuat panik melihat korban yang sudah tergantung tak bernyawa dengan tali yang masih terikat di pinggangnya. Tak ada satupun warga yang berani untuk membantu menyelamatkan korban lantaran takut kesetrum.

Lebih satu jam tergantung di tiang tower, Tim Basarnas Kota Padang yang mendapat laporan adanya kejadian itu, tiba ke lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap korban. Setelah dipastikan aliran listrik dipadamkan, petugas naik ke atas tower dan kemudian menurunkan jasad korban dan membawanya ke rumah sakit.

Rekan korban, Rama (21) mengatakan, korban tersengat listrik ketika hendak mengganti baterai tower di kawasan itu dan sebelum diganti korban terlebih dahulu mencek kondisi baterai. Ketika hendak mengganti baterai, tiba-tiba tubuh korban bersentuhan dengan kabel yang beraliran listrik tegangan tinggi.

“Saya tahunya korban sudah keadaan tergantung di atas tower. Namun, sepengetahuan saya korban mau menyetel baterai dan rencananya mau diganti dengan baterai yang baru. Tiang tower itu sangat dekat dengan kabel listrik. Saya menduga, korban tersengat listrik ,” ujar Rama.

Ditambahkan Rama, korban merupakan asal Kepulauan Mentawai dan hanya sendiri di Kota Padang. “Keluarganya tidak ada, saya hanya teman kerjanya sebagai pekerja tower,” terang Rama.

Sementara itu salah seorang warga, Santi yang berjualan dekat lokasi kejadian mengatakan, ia sempat terkejut dengan mendengar letusan dari sebelah kedainya. Ketika dilihat, ternyata ada orang yang tergantung di tower.

“Pas kejadian terdengar letusan, dan terdengar salah satu temannya berteriak minta tolong, dan saya lihat ternyata korban sudah tergantung dengan tali yang masih terikat di pinggang ke tiang tower. Saya sangat ngeri melihatnya,” ungkap Santi.

Terpisah, Komandan Tim Basarnas Padang, Yudi Riva mengaku menerima informasi dari tim Basarnas yang ada di lapangan. Namun sesampai di lokasi kejadian, korban ditemukan memang dalam keadaan tergantung di atas tower dan diduga sudah meninggal dunia.

“Kita mendapat informasi dari tim kita di lapangan sekitar 13.15 WIB dan kami langsung ke lapangan untuk mencek kebenaran informasi ini. Untuk mengevakuasi korban, kita menggunakan alat vertikal dan sistem yang sudah dibuat.

Dalam evakuasi, tidak mengalami kesulitan, tetapi sebelumnya kita berkoordinasi dengan pihak PLN terlebih dahulu untuk memastikan arus benar-benar sudah mati,” kata Yudi.

Ditegaskan Yudi, pihaknya tidak bisa memastikan korban ini sudah meninggal. Tetapi kita mencurigai, bahwa korban memang sudah meninggal dunia dan setelah dievakuasi, korban selanjutnya dilarikan ke RSUP M. Djamil Padang.

Berdasarkan informasi, akibat kejadian tersebut tubuh korban yang diduga telah meninggal dunia itu tampak terbujur kaku dan menggantung di tiang tower.

“Korban bersama dengan rekannya mulai melakukan pengerjaan itu sejak pukul 10.00 WIB dan kejadiannya sekitar pukul 12.00 WIB. Proses evakuasi, kita memanjat tiang dan menurunkan tubuh korban dengan berhati-hati menggunakan tiang serta tali,” pungkasnya.

PLN Sampaikan Ungkapan Duka
Tewasnya seorang pekerja Pemeliharaan Tower DMT (Daya Mitra Telekomunikasi) bernama Arif (23) yang diduga meninggal dunia akibat tersengat listrik saat bekerja mengganti baterai tower BTS, sekitar pukul 12:00 WIB, Manager Komunikasi PLN UIW Sumbar, Afriman, menyampaikan ungkapan dukanya.

“Kami turut berbelasungkawa atas kejadian meninggalnya Saudara Arif. Semoga amal ibadah beliau diterima Tuhan YME dan keluarga diberikan kekuatan serta ketabahan,” ungkapnya.

Terkait kejadian tersebut, pihaknya juga menyampaikan bahwa tim PLN langsung meninjau ke lapangan begitu mendengar kejadian itu, sekaligus mengecek kebenaran informasi.

“Menurut informasi yang kami peroleh di lapangan korban yang sedang melakukan penggantian baterai tower tanpa sengaja menyentuh kabel SUTM milik PLN sehingga mengakibatkan korban tersengat arus listrik. Tersentuhnya kabel SUTM tersebut juga telah mengakibatkan trip (gangguan) listrik,” kata Afriman.

Afriman juga menambahkan bahwa dari peninjauan langsung tersebut diperoleh beberapa fakta.

Hasil penelusuran ditemukan bahwa aliran listrik tersebut berawal dari korban yang tanpa sengaja menyentuh kabel SUTM PLN.

Selain itu kondisi kabel milik PLN di lokasi kejadian dan sekitarnya dalam keadaan baik. Namun demikian PLN tetap mengambil beberapa langkah untuk melokalisir TKP guna memastikan keamanan dan keselamatan orang-orang disekitar lokasi.

Katanya, pihak PLN mendapatkan informasi kejadian melalui laporan yang diterima Contact Center 123 oleh pelapor bernama Yanti, pada pukul 12:25 WIB, yang meminta pemadaman aliran listrik karena ada korban tersengat arus.

Pukul 12.30 Petugas PLN segera meminta pemadaman emergency ke UP2D Sumbar, lalu pada pukul 12:33 WIB penyulang sudah dalam kondisi padam untuk menurunkan korban. Setelah korban berhasil dievakuasi, PLN melakukan penormalan kembali agar listrik kembali menyala.

Menurut informasi yang diterima petugas PLN dilapangan, korban tergantung di awas tower dalam keadaan sudah meninggal dunia tanpa mengenakan APD sesuai dengan SOP yang berlaku. Saat ini proses evakuasi korban tengah dilakukan setelah sebelumnya PLN memastikan arus disekitar TKP sudah dalam kondisi mati.

PLN akan tetap terus mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat terkait bahaya listrik,  kesehatan dan keselamatan kerja terutama aktivitas yang berdekatan dengan jaringan PLN. Masyarakat diharapkan peduli dan berpartisipasi dalam menjaga keselamatan  bersama. (r/rel)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional